Polisi Dan Dinas Sosial Diminta Tertibkan Keluarga Pembuat Kerusuhan Di Jalan H Ahmad Bilall Kota Tebing Tinggi

 

TEBING TINGGI (Portibi DNP) : Aparat Penegak hukum dan Dinas Sosial kota Tebing Tinggi diminta untuk mengamankan keluarga pembuat rusuh dijln H.Ahmad Bilal Kelurahan Satria Kecamatan Padang Hilir.

Hal tersebut disampaikan warga jln Ahmad Bilall kelurahan Satria kecamatan Padang Hilir kepada Portibi DNP Kamis (19/9) mengatakan ada keluarga yang bertempat tinggal dijln H.Ahmad Bilall kelurahan satria padang hilir yang bekerja tukang becak dan mencari botot serta meminta minta membuat keributan dengan menjerit jerit memfitnah salah satu warga yang tinggal didaerah itu.

Orang tersebut dijelaskan warga baru baru ini juga konflik dengan lurah satria yang dimana pada saat itu kita sebut aja R telah menjual sebidang tanah n kios kepada lurah tsb, namun selang beberapa lama R tidak mengakui telah menjual kios tersebut hingga pihak Lurah menurunkan Polisi.

R warga yang sekeluarga tinggal dijln H.ahmad bilal diketahui pernah menikah, tapi terang warga satria menjelaskan bahwa R yang tak pernah kami tahu bercerai dipengadilan agama tiba tiba sudah yang dengar dengar nikah siri dengan seorang kita sebut aja L yang berprofesi pembawa becak.

R dan keluarganya sering membuat keributan seperti menjerit jerit dari rumahnya memfitnah tetangga yang tinggal didekat rumah tinggal disitu, jadi kammi minta aparat kepolisian serta Dinas sosial Tebing Tinggi serta lurah dan kepling agar mengamankan keluarga  guna menghindari perkelahian yang bisa menimbulkan pidana bagi orang yang difitnahnya.

Mungkin kami melalui berita ini akan mendatangi pihak kelurahan untuk menyurati Polisi dan dinas sosial agar bisa mengamankan keluarga R yg dimana dari keluarga R ada kita bilang aja mengalami keterbelakangan jiwa atau kurang waras dan juga R yang sering menjerit jerit memfitnah anak kami dengan ucapan yang tak wajar dan yg kami takutkan kedepan akan menimbulkan emosi hingga terjadi keributan yang bisa membuat kami terpancing emosi akibat ucapan fitnah mereka.

Pihak Lurah dan Polsek padang hilir serta dinas sosial kami minta cepatlah respon agar kami tak terpancing emosi hingga kami hilaf, kami yang akhirnya terbawa emosi dan meminta pihak penegak hukum untuk  menyelidiki apakah R sudah pernah mendaftarkan perceraian ke pengadilan agama atau belum sehingga beliau bisa menikah lagi karna beliau kami dengar pada saat ia bicara kata R beliau menikahnya diluar kota Tebing Tinggi dan kami minta untuk dinas sosial agar segera memindahkan R dan keluarga nya yang dianggap suka menjerit jerit tengah malam memfitnah dan membuat kami terganggu.ucap warga itu.

Hingga berita ini dibuat R dan keluarga nya ungkap warga yang enggan disebutkan nama nya masih saja menjerit jerit dan meneror kami dari rumahnya hingga membuat kami takut dan menggangu kami yang sedang beristirahat. iqra

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar