Lailatul Badri : Setiap Gedung Atau Pabrik di Kota Medan Wajib Miliki SKK

MEDAN (Portibi DNP) : Setiap bangunan gedung atau pabrik yang akan berdiri di Kota Medan diwajibkan untuk memiliki Sertifikat Keselamatan Kebakaran (SKK), bila hal tersebut tidak dipenuhi akan mendapatkan sebuah sanksi.

Hal tersebut disampaikan, Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (P2K) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Lailatul Badri, Sabtu (13/9/2025).

“Tahapan pembahasan untuk regulasi aturan rancangan peraturan daerah (Raperda) P2K untuk saat ini terus berjalan.Tapi, point terpenting yang saya usulkan agar ke depan setiap gedung baik hotel, apartemen atau pabrik wajib memiliki SKK ,” kata Lailatul Badri.

Ia mengatakan dengan adanya SKK tersebut, maka setiap gedung atau pun pabrik telah siap dengan sistem alat pencegahan pemadam kebakaran.

“Karena dari beberapa peristiwa kebakaran beberapa gedung dan pabrik kewalahan didalam mengatasi kebakaran bila terjadi.Dan selalu berpangku kepada Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan (Damkrat) Kota Medan, tanpa ada upaya pencegahan lebih awal dari pihak pengelola gedung ,” kata wanita yang akrab disapa Lela ini.

Kata, politisi PKB itu, SKK wajib dimiliki sebuah gedung dalam melaksanakan kegiatan operasional usahanya.Karena berbaga alat pencegahan alat kebakaran baik hydran dan lainya telah dimiliki.

Ia berharap agar Dinas Damkrat Kota Medan dapat bersinegri dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Medan.

Karena untuk proses pengurusan SKK harus memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dan juga Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), jika tidak terpenuhi akan ada sanksi yang diberikan.

“Untuk ke depan apabila ada gedung atau pabrik tidak memiliki SKK, maka sanksi utama. Saksi tegasnya dengan membuat plank bertuliskan bangunan atau gedung ini tidak memenuhi kriteria dalam sistem pencegahan pemadaman kebakaran jadi masyarakat akan mengetahuinya ,” pungkasnya.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar