Koalisi LSM dan Media Bersatu Demo Kemenag Asahan

 

Asahan (Portibi DNP): Imbas dari perkataan Kepala Kantor (Kakan) Kementrian Agama Asahan Abdul Manan yang diduga mengatakan bahwa “LSM dan Media suka memeras dan Neko-neko” kepada Ketua LSM PKRI CADSENA Asahan Jhon Efdi Adinata melalui pesan Whatshap.

Sekitar 50 Orang yang tergabung dalam Koalisi LSM dan Media Bersatu Kabupaten Asahan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Kementrian Agama Asahan, Senin (01/09/2025).

Dalam aksi dan Pernyataan Sikapnya Koalisi LSM dan Media Bersatu meminta:

1. PTDH Kakan Kemenag Asahan

2. Tangkap dan Penjarakan Kakan Kemenag Asahan karena telah melakukan penghinaan dan melanggar UU ITE.

3. Kami meminta Kanwil Kemenag Sumut agar memanggil serta melakukan pencopotan Kakan Kemenag Asahan yang mana telah menodai citra Lembaga dan Media yang ada di Asahan.

4. Kami meminta Kementrian Agama Republik Indonesia agar melakukan penyuluhan terkait kepada anggotanya yang telah melakukan penjarahan pembusukan terhadap media yang mengatakan bahwa LSM dan Media suka memeras dan neko-neko.

5. Kami meminta dengan tegas terkhusus di wilayah Kabupaten Asahan kepada pihak yang berwajib Polri, Polres Asahan agar segera mengusut tuntas terkait huru-hara yang dilakukan Kakan Kemenag Asahan.

6. Kami meminta Bapak Kapolres Asahan agar segera memanggil dan menangkap pencemaran nama baik yang dilakukan Kakan Kemenag Asahan serta kami meminta pihak aparat melakukan pemeriksaan anggaran yang dikelola Kantor Kemenag Asahan, ujar Jhon Perwakilan Koalisi LSM – Media Bersatu Kabupaten Asahan.

Sempat terjadi aksi saling dorong antara pihak pendemo dari Koalisi LSM dan Media Bersatu dengan pihak Kepolisian dari Polres Asahan.

Akhirnya setelah sekian lama melakukan aksi unjuk rasa massa dari Koalisi LSM dan Media Bersatu ditemui oleh Kabag TU Kemenag Asahan M. Darwis Nasution mengatakan Kakan Kemenag Asahan tidak berada ditempat saat ini sedang keluar kota, dan Kakan Kemenag Asahan berjanji akan menjumpai Koalisi LSM dan Media Bersatu pada hari Rabu Tanggal 03 September 2025 Sekitar Jam 10:00 Wib.

Massa akhirnya membubarkan diri dan melanjutkan aksi demonya ditugu Imam Bonjol. AR

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar