‎Pembiaran PETI Di Wilkum Polsek Kotanopan Menjadi Tanda Tanya Besar Dikalangan Masyarakat 

 

MANDAILING NATAL (Portibi DNP): Aktifitas PETI (Pertambangan Emas Tanpa Izin) menggunakan Escavator dan Mesin Dongfeng di sepanjang sungai wilayah kotanopan hingga ulu pungkut menjadi tanda tanya besar bagi khalayak di Madina.

‎Bukan tanpa sebab, aktifitas ini seakan Kebal Hukum tanpa ada tindakan dari Pemerintah dan Aparat Penegak hukum.

‎”Aktifitas yang terang-terangan disepanjang sungai kotanopan hingga ke Ulu Pungkut dapat dilihat dari pinggir jalan raya dan terkesan dibiarkan” Ungkap Ketua PD LMPI Madina Ali Musa Nasution.

‎”Selain kesan pembiaran kami juga mendapat temuan adanya indikasi Upeti yang dikutip oleh Oknum Polsek Kotanopan kepada Pengusaha tambang menggunakan Escavator sebesar 1 juta rupiah per-mingggu, Tentu Hal ini dapat menjadi bola liar yang bisa menghancurkan marwah insting Polri serta mengurangi Kepercayaan masyarakat terhadap institusi tersebut,” katanya lagi.

‎Lebih jau Ali Musa juga menyebutkan bahwa sudah mwngkonfirmasi kepada Kapolsek Kotanopan AKP safruddin tapi tidak menemukan jawaban, selain itu Kanit Intel Polsek Kotanopan MS Situmeang mengaku bahwa pihak Polsek Kota opan tidak ada melakukan kutipan upeti terhadap penambang.

‎”Terimakasih informasinya, kami dengan tegas membantah adanya pungutan oleh personel Polsek Kotanopan terhadap penambang di wilayah kami, seluruh anggota bekerja sesuai aturan” ungkap Kanit intel polsek Kotanopan MS Situmeang, Minggu 04/08

‎Menanggapi hal itu Ali Musa juga mengeluarkan statement bahwa kalau memang isu terkait indikasi Polsek Kotanopan menerima upeti itu tidak benar maka kenapa tidak segera ditertibkan.

‎”Kalau memang isu itu dibantah dan tidak benar adanya kenapa belum ada penertiban secara langsung, toh lokasinya juga terlihat jelas dari pinggir jalinsum, serta yang di ulu pungkut juga bisa dilihat dari jalan raya, jangan sampai dengan tidak adanya penindakan yang jelas dari Polsek Kotanopan terhadap Penambang, isu liar yang saat ini berkembang disalah simpulkan oleh masyarakat” ungkapnya.MP

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar