Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan Dukung 100 Hari Kerja Rico-Zaki Benahi SDM 

MEDAN (Portibi DNP) : Ketua Fraksi Partai Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan H Iswanda Ramli SE menilai, usai dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025.

Dilanjutkan dengan retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyiddin Harahap langsung “tancap gas”.

“Usai dilantik, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyiddin Harahap langsung “tancap gas” melihat kondisi di lapangan termasuk kinerja aparaturnya,” kata Iswanda Ramli kepada wartawan, Kamis (22/5/2025) menyikapi 100 kinerja Rico Waas-Jakiyuddin.

Baca juga: Terungkap Dalam RDP, Masih Ada Warga Medan Gunakan Rakit Seberangi Sungai Saat Menuju Sekolah

Menurut Nanda Ramli, dalam 100 hari kerja, kedua pemimpin di Pemerintah Kota (Pemko) Medan ini membenahi pondasi pemerintahan terlebih dahulu, yakni sumber daya manusia (SDM).

Karena selain postur anggaran yang kuat, kata Nanda Ramli, pemerintahan mesti didukung SDM tangguh, cerdas dan ikut program kepala daerah.

Dari blusukan sampai inspeksi mendadak (Sidak) di 21 kecamatan dan instansi lainnya, Rico melihat kerja pegawai perlu dipacu, punya semangat dan disiplin tinggi.

Demokrat mengapresiasi sikap tegas Rico Waas yang mencopot Camat Medan Polonia yang sudah jam 10.00 belum masuk kantor, kata Nanda.

“Begitu juga dengan janji kampanye Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap akan berkantor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi dan diwujudkannya.

Zaki membuka kantor di RSUD Pirngadi untuk melihat langsung kinerja para medis melayani masyarakat yang berobat,” kata pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Komisi II DPRD Medan ini.

Penguatan di bidang SDM kata Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan ini sangat perlu. Mengingatkan pembangunan Medan melalui mega proyek yang sudah ditanamkan Bobby Nasution harus dirawat sehingga dibutuhkan SDM handal.

Apalagi proyek-proyek tersebut selesai diakhir masa kepemimpinan Bobby Nasution. Sehingga Gubernur Sumut tersebut tidak sempat menunjuk orang-orang yang punya kredibilitas dan kapasitas “memaintenance” (merawat) apa yang sudah dibangun.

“Terlebih lagi, banyak pejabat terbaik di Pemko Medan setingkat eselon 2 sudah hijrah ke Pemprov Sumut. Untuk mencari pengganti mereka tidak boleh terburu-buru, harus melalui fit and proper test ketat sehingga terpilih pejabat Pemko Medan uang handal di semua lini,” ungkapnya.

Jika SDM sudah dibenahi, akan semakin mempermudah jalannya roda pemerintahan dan pembangunan berkelanjutan. Termasuk dalam membahas anggaran di APBD maupun P-APBD harus sosok SDM handal dibutuhkan.

“Kamipun di DPRD Medan akan lebih mudah berkolaborasi dan berkordinasi dengan dinas-dinas dalam pembahasan anggaran maupun hal-hal lain terkait untuk kemajuan Kota Medan,”pungkasnya. P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar