Terungkap Dalam RDP, Masih Ada Warga Medan Gunakan Rakit Seberangi Sungai Saat Menuju Sekolah

 

MEDAN (Portibi DNP) : Ironis, meski Medan merupakan salah satu Kota Metropolitan ke tiga terbesar di Indonesia, namun masih ada warganya yang harus menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai akses keluar masuk lingkungan bahkan ke sekolah.

Fakta ini terungkap saat Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) Evaluasi Realisasi Anggaran Tahun 2024 dengan Dinas Sumber Daya Aair Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan di ruang Komisi IV, lantai III gedung dewan, Jalan Kapten Maulana Lubis Medan, Jumat (27/12/2024).

Wali Kota Medan Puji Sosok Maruli Siahaan Yang Sukses Dalam Karir dan Keluarga

Seperti yang diutarakan anggota Komisi IV Rommy Van Boy, dari hasil kunjungan mereka bersama anggota dewan lainnya beberapa pekan lalu ke Jalan Starban Gang Bilal Lingkunggan 10 Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia. Menerima keluhan masyarakat selalu kesulitan akses keluar masuk tempat tinggal mereka.

Pasalnya kata Rommy, warga harus menggunakan Rakit menyeberangi sungai Babura. “Anak sekolah selalu kesulitan menyeberang sungai menaiki Rakit apalagi saat sungai banjir meluap,” sebut Rommy menirukan keluhan warga.

Pada kesempatan itu, Rommy mendesak supaya Pemko Medan dapat membangun jembatan penyeberangan. “Kasihan warga apalagi anak sekolah selalu terancam bahaya saat melewati Sungai,” ujar Rommy.

Selain itu, anggota dewan lainnya El Barino Shah SH juga menyampaikan keluhan warga terkait longsor/ambruk pinggiran Sungai Denai persis di Jalan Air Bersih Ujung/Jalan Speksi Lingkungan IV Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai.

RDP Komisi II DPRD Medan, Iswanda Ramli Minta Anggaran Untuk Peningkatan Prestasi Atlet Memadai

Disebutkan El Barino, akibat longsor kondisi Jalan Speksi terancam putus karena amblasnya pinggir sungai. Untuk itu perlu penanganan serius dari Pemko Medan berupa pembuatan bronjong karena rumah penduduk nyaris tergerus aliran sungai.

“Kita berharap Pemko Medan segera dilakukan penanganan serius sebelum terjadi kerugian lebih besar,” ungkap El Barino Shah.

Menyahuti pernyataan ke dua anggota dewan, Ketua Komisi IV Paul Mei Anton Simanjuntak yang juga selaku pimpinan rapat minta Dinas SDABMBK supaya kasus diatas menjadi perhatian serius. “Kita berharap persoalan diatas supaya skala prioritas dilakukan perbaikan,” tegas Paul MA Simanjuntak.

Menanggapi yang disampaikan anggota dewan, Kadis SDABMBK Kota Medan Ir Gibson Panjaitan mengatakan, hal itu akan menjadi perhatian pihaknya. Namun untuk melakukan perbaikan ke dua hal diatas jarua ada rekomrndasi dari Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS).

“Kami sangat berharap dukungan DPRD Medan untuk kondinasi dengan BWSS dapat lebih cepat,” ujar Gibson

Hadir saat rapat, Ketua Komisi Paul MA Simanjuntak, Wakil Ketua Komisi M Afri Rizki Lubis, Sekretaris Dame Duma Sari Hutagalung, Antonius Devolid Tumanggor, El Barino Shah SH, Rommi Van Boy, Datuk Iskandar Muda, Zulham Efendi dan Lailatul Badri.

Juga hadir Plh Kadis SFABMBK Gibson Panjaitan, Sekretari Willy dan sejumlah stafnya.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar