Foto: Ilustrasi/ Int
MEDAN (Portibi DNP) : Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Pemerhati Keuangan Daerah Sumatera Utara (AMPPKD_SU) melakukan aksi unjukrasa di gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut), Jalan AH.Nasution Medan, Kamis (20/02/2025).
Dalam orasinya, massa meminta agar pihak Kejati Sumut membongkar dugaan korupsi di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai.
“Kami minta pihak Kejati Sumut untuk segera membentuk Tim Khusus (Timsus) dan membongkar dugaan korupsi yang ada di Dishub Kota Binjai,” kata Koordinator aksi, Ilhamudin Hasibuan, di depan pintu gerbang Kantor Kejati Sumut.
Ilhamudin menjelaskan, salah satu dugaan korupsi yang terjadi di Dishub Kota Binjai adalah mengenai pengadaan pemeliharaan halte, dengan pagu anggaran sebesar Rp76.873.050, yang dikerjakan oleh CV.A.
“Dari hasil invistigasi kami dilapangan, ada beberapa halte yang diduga tidak dilakukan perawatan oleh pihak Dishub Kota Binjai. Jika memang anggaran perawatan tidak cukup, mengapa dilakukan perawatan,” ungkap Ilhamudin.
Dengan tidak dirawatnya beberapa halte tersebut, AMPPKD_SU menduga telah terjadinya persekongkolan jahat dalam pengadaan pekerjaan tersebut demi meraup keuntungan sendiri ataupun kelompok sehingga merugikan keuangan negara.
“Panggil dan periksa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pemilik CV.A. Tanya, apa saja pekerjaan yang dikerjakan oleh CV.A di Dishub Kota Binjai. Periksa seluruh pekerjaan non tender yang ada di Dishub Kota Binjai,” ujarnya.
Setelah mendengar jawaban dari pihak Kejati Sumut, massa pun membubarkan diri. (Tim)
















