Pengukuhan Pengurus Wilayah Matahari Pagi Indonesia Sumatera Utara, Pj Gubernur Agus Fatoni Harapkan Sinergitas untuk Pembangunan Daerah

 

 

MEDAN(Portibi DNP): Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni, mengucapkan selamat atas pengukuhan Pengurus Wilayah (PW) Matahari Pagi Indonesia Sumatera Utara. Acara pengukuhan tersebut berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman, Medan, pada Minggu (16/2/2025), dan dipimpin oleh Ketua Pengurus Besar (PB) Matahari Pagi Indonesia, Sutia Budi.

Dalam sambutannya, Agus Fatoni berharap agar PW Matahari Pagi Indonesia dapat bersinergi dalam melaksanakan pembangunan di Sumatera Utara. Ia menekankan pentingnya menjaga harmoni dan nama baik daerah.

“Kita perlu terus menjaga nama baik kita dan juga menjaga marwah. Saya ucapkan selamat kepada pengurus yang baru dikukuhkan. Semoga menjadi pelopor pembangunan Sumatera Utara ini,” ungkap Agus Fatoni.

PW Matahari Pagi Indonesia Sumut kini dipimpin oleh dr. Donal Anzar Simanjuntak, yang didampingi oleh Sekretaris, Bambang Herawan, dan Bendahara, Aulia Hanif Parinduri.

Dalam sambutannya, dr. Donal Anzar Simanjuntak menyatakan bahwa pengukuhan ini dilakukan dengan semangat efisiensi yang diusung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Baca: Tindaklanjuti Pengaduan Masyarakat, Komisi E DPRD Sumut Sidak dan Marahi Manajemen RSU Mitra Sejati Medan

“Matahari Pagi Indonesia terdiri dari eksponen berbagai macam organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah, LDII, NU, dan berbagai ormas kepemudaan. Kami bersatu meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda-beda,” jelas dr. Donal.

Ia menambahkan bahwa organisasi ini akan menjadi harmonisasi yang memiliki visi dan kemampuan yang sama untuk masyarakat.

Sekretaris Matahari Pagi Indonesia Sumut, Bambang Herawan, menambahkan bahwa organisasi ini merupakan simbol dari cerita matahari pagi yang tidak pernah ingkar janji.

“Matahari pagi memberikan manfaat bagi makhluk hidup di muka bumi. Kader-kader Matahari Pagi Indonesia harus memiliki kedisiplinan yang tinggi dan keikhlasan dalam memberikan manfaat tanpa mengharapkan imbalan,” ujarnya.

Ketua Majelis Pertimbangan Matahari Pagi Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan bahwa sejak awal didirikan, organisasi ini bertujuan untuk membawa semangat dan filosofi yang baik. “Gerakan matahari pagi awalnya adalah gerakan politik bersama Pak Prabowo, namun kini kami ubah menjadi gerakan sosial yang melibatkan masyarakat dari berbagai latar belakang,” tuturnya.

Baca: Pemprov Sumut Ajak Pelaku Pariwisata Dukung PON XXI Aceh-Sumut

Acara pengukuhan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Jaksa Agung Muda, Redha Mantovani, Wakapolda Sumut Roni Santama Putra, Ketua Komisi E DPRD Sumut, M Subandi, Rektor UMSU Agussani, Kepala Kejati Sumut Idianto, Kabiro Umum Pemprov Sumut Dedi JP Harahap, serta jajaran pimpinan Forkompinda Sumatera Utara.

Dengan pengukuhan ini, diharapkan Matahari Pagi Indonesia dapat berkontribusi lebih besar dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Utara.SF

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar