Gawat bahhh, Usai Kebohongan HGU Sport Centre Terkuak, Dirut PTPN II ‘Ngeles’ Punya Legalitas

 

Deliserdang(Portibi DNP): Usai kebohongan soal HGU sport centre terkuak, kini Dirut PTPN II Iwan Perangin-angin kepada wartawan masih tetap ‘ngeles’ bahwa aset yang mereka miliki, seperti lahan seluas 300 Ha tersebut memiliki legalitas.

“PTPN2 sebagai anak perusahaan BUMN memiliki legalitas kepemilikan lahan,” ujar Irwan, Selasa (4/7/2023) siang melalui pesa WhatsApp.

Namun, hingga berita ini diturunkan Irwan belum memberikan bukti legalitas kepemilikan aset yang mereka akui secara sepihak dan dijual dengan harga Rp152 miliar kepada Pemprov Sumut.

Diketahui, PTPN II telah melakukan transaksi jual beli lahan seluas 300 Ha dan mendapatkan benefit sebesar Rp152.951.975.472. Meskipun belum uang yang diterima belum jelas keberadaannya, pihak penegak hukum masih belum berani menyentuh perkara pembangunan yang dianggap untuk kepentingan umum.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Lingkar Indonesia, Tua Abel Sirait mengingatkan bahwa pembangunan sport centre bukan memakai uang pribadi. Ia tidak ingin, kedok program nasional dijadikan tameng bagi oknum untuk menyelewengkan kekuasaan atau uang negara.

“Janganlah perkara PON 2024 terus yang mengkritik dibilang tidak dukung pembangunan. Sudah jelas tanah itu bukan milik PTPN II, terus kok bayar ke PTPN II. Ini kan sudah gila, apa aturannya. Uangnya kemana,” cecar Abel.

Mengingat akan berakhirnya Jabatan Gubsu Edy Rahmayadi awal September 2023, Abel meminta agar orang nomor satu tersebut dapat menyelesaikan persoalan ini dengan bijak. Jika tidak tahu solusinya, maka Edy diharap memanggil para pihak yang dirasa kompeten, dan tidak menjerumuskan.Ag

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

 

Terkini

Paling Banyak Komentar