Wagub Sumut Apresiasi Upaya Warga Bahorok Jaga Lingkungan Bersama Masyarakat Beri Makan Ikan Larangan

FOTO: Sebelum mengikuti Bukit Lawang Orangutan Trail Run, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah bersama Masyarakat Peduli Sungai Bahorok memberi makan ikan larangan, yang tersebar di beberapa lubuk (bagian sungai yang dalam) di depan Junggle Inn Desa Perkebunan Bukit Lawang, Jumat (26/5). (DISKOMINFO SUMUT)

 

BAHOROK (Portibi DNP): Sebelum mengikuti Bukit Lawang Orangutan Trail Run, Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah bersama Masyarakat Peduli Sungai Bahorok memberi makan ikan larangan, yang tersebar di beberapa lubuk (bagian sungai yang dalam) di depan Junggle Inn Desa Perkebunan Bukit Lawang, Jumat (26/5).

 

Ikan larangan atau yang dikenal ikan jurung oleh masyarakat ini sebelumnya telah disebar di sepanjang 2 km di Sungai Bahorok, lima bulan yang lalu. Hal ini dilakukan untuk menambah tujuan wisata di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat.

 

“Hari ini bersama Bapak Wagub memberi makan ikan larangan, sebelumnya lima bulan lalu Pak Wagub ikut berkontribusi memberikan 2000 bibit ikan larangan dan telah kita sebar di beberapa lubuk sepanjang 2 km di sungai ini,” ujar Muhammad Sidiq, Mewakili Masyarakat Peduli Sungai Bahorok, Jumat (26/5).

 

Penyebaran bibit ikan ini, lanjut Sidiq dilakukan bersama masyarakat di Desa Perkebunan Bukit Lawang, Desa Sampe Raya, Desa Timbang Lawan dan Desa Timbang Jaya.

 

“Ini komitmen bersama. Sama-sama kita menjaganya supaya nanti kita bisa memanen bersama, ikan ini aset wisata, orang datang kemari tujuan wisatanya selain melihat orangutan dan arung jeram bisa melihat ikan larangan. Setiap di pertemuan seperti perwiritan kita sampaikan agar sama-sama menjaga ikannya, kalau mau mancing ada titik lokasi yang kami siapkan,” katanya.

 

Ikan jurung dari Bahorok, lanjut Sidiq, cukup diminati karena dianggap lebih bagus kualitasnya dibandingkan dari sungai lain. “Banyak orang lebih berminat ikan jurung dari Bahorok katanya lebih bagus kualitasnya karena di sini banyak bebatuan dan arusnya yang deras,” katanya.

 

Kepada Wagub, ia berharap ada Perda yang khusus dibuat untuk kelestarian lingkungan dan menjaga habitat sungai. “Kami harap kepapa Pak Wagub agar ke depan bisa dibuatkan Perda. Agar tidak diracun, disetrum, dibom atau perusakan lainnya di sepanjang aliran sungai bohorok sepanjang lebih kurang 12 km. Karena Sungai Bohorok melewati lima desa wisata,” harapnya.

 

Sementara itu, Wagub memberikan apresiasi kepada seluruh warga yang berupya menjaga kelestarian alam di Bahorok. “Saya harap ikan larangan ini bisa dipertahankan dan berkelanjutan agar keberadaan ikan disungai tetap terjaga,” harapnya. P08

 

 

 

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar