Santri Darul Mursyid Raih Prestasi Lomba Peneliti Belia Sumut 2026 ‎

Ket Fhoto: Dua santri Pesantren Darul Mursyid raih prestasi lomba peneliti belia 2026

‎

‎TAPSEL (Portibi DNP): Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santri Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) yang beralamat di Desa sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan pada ajang lomba penelitian belia tingkat Sumut 2026.

‎Kepala Divisi Pembinaan Kejuaraan Sains Pesantren Darul Mursyid Arif Rahman Hakim Tampubolon, Selasa 27 Oktober 2026 mengungkapkan bahwa Lomba Peneliti Belia (LPB) adalah lomba hasil penelitian untuk siswa sekolah menengah dan yang sederajat (SMA/ SMP/ SMK/ MA/MTs) dalam bidang Matematika, Fisika, Komputer, Lingkungan, Ilmu Hayati, Ekonomi, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Psikologi.

‎” Alhamdulillah, dua santri Pesantren Darul Mursyid atas nama Abdullah Arif Pakpahan dan Aliff Andril Nasywan Harahap, berhasil meraih Juara Harapan 1 dalam ajang Lomba Peneliti Belia (LPB) Sumatera Utara 2026 pada bidang Ekonomi. Prestasi ini menjadi bukti bahwa santri pesantren tidak hanya unggul dalam pendidikan agama, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, melakukan penelitian, serta menghasilkan gagasan yang relevan dengan persoalan ekonomi dan dunia usaha. Dalam kompetisi tersebut, Arif Pakpahan dan Andril mengusung penelitian berjudul “Pergeseran Preferensi Konsumen dari Pedagang Kaki Lima ke Kafe dan Strategi Bertahan Usaha di Kota Padangsidimpuan, ” Ujarnya.

‎Penelitian ini mengangkat fenomena perubahan perilaku konsumen dalam memilih tempat membeli makanan dan minuman, khususnya pergeseran pilihan dari pedagang kaki lima ke kafe. Fenomena tersebut kemudian dikaji untuk memahami strategi yang dapat dilakukan pelaku usaha kecil agar tetap mampu bertahan di tengah perubahan tren konsumsi masyarakat.

‎” Topik yang dipilih menunjukkan kepekaan kedua santri terhadap dinamika ekonomi di lingkungan sekitar. Penelitian tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga berupaya memahami persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil,” Ungkapnya.

‎Drs Yusri Lubis sebagai Direktur Pesantren Darul Mursyid juga mengungkapkan bahwa Keberhasilan ini sekaligus mencerminkan komitmen Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid dalam membangun budaya akademik dan penelitian di kalangan santri.

” Melalui pembinaan yang berkelanjutan, pesantren mendorong para santri untuk berani menuangkan ide, mengembangkan potensi, serta berkompetisi dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan,” Ungkapnya.

‎

‎Terpisah, Ja’far Syahbudin Ritonga sebagai ketua Pembina Pesantren Darul Mursyid yang juga saat ini sebagai Wakil Bupati Tapanuli Selatan juga mengatakan, “Di tengah perkembangan zaman yang semakin kompetitif, kemampuan meneliti menjadi bekal penting bagi generasi muda. Santri diharapkan tidak hanya menjadi pembelajar yang menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.

‎Capaian Arif Pakpahan dan Andril menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi. Hasil ini juga mempertegas bahwa lingkungan pesantren dapat menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya generasi muda yang religius, kritis, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap perkembangan ekonomi masyarakat.

‎Selamat kepada Abdullah Arif Pakpahan dan Aliff Andril Nasywan Harahap! Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk meraih pencapaian yang lebih tinggi. Ucap alumni S3 USM Malaysia itu.ril

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

‘Tanah Untuk Rakyat’ Pekerjaan rumah untuk Badan Reforma Agraria, harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Banyak rakyat menunggu.. 

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar