Pelalawan(Portibi DNP): Sat Resnarkoba Polres Pelalawan kembali ungkap peredaran narkotika di Kecamatan Pangkalan Kuras. Penggerebekan dilakukan Rabu (30/9/ 2026) sekira pukul 12.45 WIB di sebuah rumah Desa Sialang Indah.
Dasar pengungkapan LP/A/115/X/2026 dan LP/A/116/X/2026/SPKT Satresnarkoba Polres Pelalawan Polda Riau tanggal 1 Oktober 2026 tentang Penyalahgunaan Narkotika.
Pasal yang dilanggar Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 127 huruf a UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 609 Ayat (2) huruf a UU No 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Kronologis bermula dari informasi masyarakat yang menyebut Desa Sialang Indah disinyalir jadi lokasi transaksi sabu. Tim Opsnal dipimpin Kasat Resnarkoba IPTU RUDI SYAHPUTRA , S.H, M.H langsung melakukan penyelidikan akurat.
Tim yang sudah mengetahui lokasi langsung gerebek sebuah rumah dan amankan dua pria yang mengaku bernama insial Sp dan insial Sw
Saat digeledah pada tersangka Sw, laki- laki, 40 tahun, alamat desa Sialang indah Sorek, ditemukan 1 paket sabu berat kotor 14,93 gram, 1 timbangan digital, 8 ball plastik bening klip putih, 1 plastik hitam dan 1 HP Android Vivo.
Penggeledahan lanjutan terhadap Sp, laki_ Laki, 49 tahun,, alamat Desa Sialang Indah Pangkalan Kuras, ditemukan 1 paket sabu berat kotor 0,21 gram di dalam kantong celananya. Total barang bukti sabu 15,14 gram.
Dari interogasi Sdr. S mengakui memperoleh sabu dari seseorang inisial IP yang masih dalam lidik, sedangkan SU mengaku mendapat sabu dari Sdr. S yang sudah ditangkap.
Keduanya beserta barang bukti dibawa ke Polres Pelalawan guna pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.
Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari S.Sos , S.I.K, M.H melalui Kasi Humas Polres Oelalawam AKP Thomas B Siahaan, S.Sos membenarkan pengungkapan kasus tersebut.
“Benar, kami amankan 2 pelaku di Sialang Indah Pangkalan Kuras dengan BB 15,14 gram sabu. Ini komitmen kami berantas narkoba. Terima kasih peran masyarakat, laporkan jika ada peredaran di sekitar,” ujarnya.
Polres Pelalawan menegaskan tidak memberi ruang bagi peredaran narkotika dan akan terus melakukan pengembangan jaringan untuk mengungkap bandar di atasnya.TS





















