Pelalawan(Portibi DNP) : Pembangunan proyek drainase di kawasan BTN Jalan Ade Irma Suryani, Kelurahan Kota, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, menjadi perhatian masyarakat setempat.
Sejumlah warga mengeluhkan dampak pembangunan terhadap aktivitas ekonomi dan keselamatan pengguna jalan. Menurut masyarakat, pekerjaan proyek yang berada di sekitar badan jalan dinilai mengganggu akses kendaraan maupun aktivitas warga dan pelaku usaha di kawasan tersebut.
Warga juga mengkhawatirkan potensi kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor dan kendaraan lainnya yang melintas di lokasi pekerjaan.
Masyarakat berharap pihak kontraktor tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memperhatikan keselamatan pengguna jalan dengan memasang rambu-rambu, pembatas pekerjaan, serta pengamanan yang memadai di sekitar lokasi proyek.
Selain persoalan keselamatan dan dampak ekonomi, masyarakat juga mempertanyakan transparansi proyek tersebut. Hingga berita ini ditulis, warga mengaku tidak melihat papan informasi proyek yang biasanya memuat nama kegiatan, sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana pekerjaan, serta waktu pelaksanaan.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan publik: proyek drainase tersebut menggunakan anggaran APBD Provinsi Riau, APBN, atau APBD Kabupaten Pelalawan?.
Publik juga perlu mengetahui siapa kontraktor pelaksana, berapa nilai anggarannya, serta dari instansi mana kegiatan tersebut berasal.
Untuk mendapatkan kepastian informasi, pihak terkait diharapkan memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat mengenai sumber dana, nilai kontrak, volume pekerjaan, masa pelaksanaan, dan standar pengamanan selama proyek berlangsung.
Masyarakat berharap pembangunan infrastruktur tetap memberikan manfaat bagi warga tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan serta keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi.
Konfirmasi pihak kontraktor dan instansi terkait masih diperlukan untuk memastikan sumber anggaran dan informasi teknis proyek tersebut.TS





















