Peresmian Poliklinik Eksekutif RSK Mata Prima Vision, Hadirkan Harapan Baru Layanan Kesehatan Mata di Medan

 

Medan(Portibi DNP): Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Rumah Sakit Khusus (RSK) Mata Prima Vision, Jalan Pabrik Tenun No.51, Medan Petisah, Jumat (17/4/2026). Pagi itu, ratusan tamu undangan, tenaga medis, hingga masyarakat umum berkumpul dalam satu momen penting: peresmian Poliklinik Eksekutif yang dirangkai dengan kegiatan Halal Bihalal.

Acara diawali dengan health talk kesehatan mata yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB. Para peserta tampak antusias menyimak edukasi seputar pentingnya menjaga kesehatan penglihatan di tengah meningkatnya aktivitas digital. Diskusi interaktif ini menjadi pembuka yang menghidupkan suasana sekaligus menegaskan komitmen rumah sakit dalam mengedepankan edukasi preventif.

Memasuki pukul 10.00 WIB, suasana menjadi lebih khidmat saat prosesi peresmian Poliklinik Eksekutif digelar. Direktur Utama RSK Mata Prima Vision, Dr. dr. Muhammad Faridz Syahrian, MKM, AIFO-K, secara langsung meresmikan layanan tersebut, ditandai dengan seremoni simbolis dan dilanjutkan dengan hospital tour yang memperkenalkan fasilitas modern kepada para undangan.

Turut hadir dalam kesempatan itu sejumlah tokoh penting, di antaranya dr. Bobby Ramses Erguna Sitepu, Sp.M (K) selaku Founder Prima Vision, Ketua Prodi Ilmu Kesehatan Mata dan dokter spesialis mata, Dr. dr. H. Gede Pardianto, Sp.M (K), dan Ketua Badan Pengelola Harian (BPH) Universitas Prima Indonesia (UNPRI), Prof. Dr. Tommy Leonard, SH, MKn. Kehadiran mereka menambah bobot acara sekaligus menunjukkan dukungan luas terhadap pengembangan layanan kesehatan mata di Kota Medan.

Dalam sambutannya, Direktur Utama RSK Mata Prima Vision menyampaikan bahwa peresmian ini bukan sekadar pembukaan fasilitas baru, melainkan hasil dari perjalanan panjang yang sarat makna.

“Di balik peresmian hari ini, tersimpan kerja keras, doa, dan harapan banyak pihak. Poliklinik Eksekutif ini adalah wujud komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan kesehatan mata yang lebih baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa setiap pasien yang datang membawa harapan besar—untuk sembuh, melihat lebih jelas, dan menjalani hidup dengan lebih baik. Karena itu, menurutnya, pengembangan layanan harus dijalankan dengan tanggung jawab, ketulusan, dan keikhlasan.

Momentum Halal Bihalal yang turut digelar setelah peresmian semakin mempererat suasana kekeluargaan. Para tamu saling bersalaman, berbagi senyum, dan memperkuat silaturahmi. Nilai kebersamaan dan saling memaafkan menjadi pesan penting yang selaras dengan semangat pelayanan yang humanis.

“Kami berharap dari hati yang bersih akan lahir pelayanan yang lebih tulus dan kerja sama yang semakin kuat,” tambahnya.

Sebagai penutup rangkaian acara, RSK Mata Prima Vision juga menggelar pemeriksaan mata gratis bagi masyarakat. Layanan ini disambut antusias dan menjadi bukti nyata kepedulian rumah sakit dalam meningkatkan akses kesehatan mata yang lebih luas.

Dengan diresmikannya Poliklinik Eksekutif ini, RSK Mata Prima Vision menegaskan langkahnya sebagai salah satu pusat layanan kesehatan mata yang tidak hanya mengedepankan teknologi dan fasilitas, tetapi juga menghadirkan harapan, ketenangan, dan kepercayaan bagi masyarakat.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Poliklinik Eksekutif RSK Mata Prima Vision secara resmi kami nyatakan dibuka,” tutup Dr. Faridz, disambut tepuk tangan meriah para hadirin.

Sementara itu, secara terpisah, Ketua BPH UNPRI, Prof. Dr. Tommy Leonard, SH, MKn mengatakan, kehadiran layanan ini akan memberikan kontribusi besar, tidak hanya bagi masyarakat Kota Medan, tetapi juga bagi dunia pendidikan dan pengembangan tenaga medis ke depan. Sinergi antara layanan kesehatan dan institusi pendidikan merupakan fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Kami berharap Poliklinik Eksekutif ini dapat menjadi pusat pelayanan yang profesional, humanis, dan terus berinovasi, sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan mata yang optimal,” katanya.P07

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar