BINJAI (Portibi DNP) : Meski pernah digrebek oleh pihak kepolisian, puluhan barak narkoba yang ada di Kota Binjai diduga masih beroperasi selama bulan suci ramadhan.
Dugaan ini dikemukakan oleh salah seorang sumber kepada wartawan, Selasa (24/02/2026).
Kata sumber, puluhan barak narkoba yang diduga masih beroperasi diantaranya, barak TM yang berada di Jalan Cut Nyak Dhien, Binjai Timur, barak Ykp yang berada di jalan Tunggurono, Binjai Timur, barak Kdr yang berada di Jalan Bakti Karya, Binjai Selatan, barak Ddk yang berada di Cengkeh Turi, Binjai Utara, dan sejumlah barak lain yang ada kawasan Binjai Barat yang diduga di koordinir oleh Kb serta kawasan Tanjung Jati dan Selesai Kabupaten Langkat yang masuk wilayah hukum Polres Binjai .
Menurut sumber, barak-barak tersebut pernah di grebek oleh pihak kepolisian. Namun, penggerebekan diduga hanya untuk menunjukkan hasil dari kinerjanya saja.
Dimana, pihak kepolisian diduga tidak ada mengamankan satu orang pun dalam penggerebekan tersebut.
“Ini yang membuat masyarakat sekitar bingung bang. Kenapa, setiap penggerebekan yang dilakukan oleh pihak kepolisian selalu yang di dapat alat hisab sabu dan barang lainnya. Sementara, penjaga loket atau penjual sabu yang ada di lokasi barak narkoba tidak ada yang di tangkap. Apakah, penggerebekan yang dilakukan pihak kepolisian selalu bocor?,” tanyanya.
Oleh sebab itu, sumber berharap, agar pihak Polda Sumut segera melakukan pemeriksaan atas semua anggota kepolisian yang ada di kota Binjai.
Itu dilakukan, agar pada saat penggerebekan di lokasi barak narkoba tidak ada lagi barang yang diamankan hanya alat hisab dan barang lainnya.
Tetapi, para bandar, penjual narkoba juga ikut di tangkap. Sementara, hingga berita ini di muat, wartawan media online portibi.id belum mendapat keterangan resmi, baik dari Polres Binjai maupun Polda Sumut mengenai tanggapan atas informasi yang diberikan oleh sumber. (red/tim)























