Nias Selatan (Portibi DNP): Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui Dinas Pertanian menyalurkan bantuan bibit ternak babi kepada enam kelompok masyarakat sebagai bagian dari program pemberdayaan sekaligus pengembangan ekonomi masyarakat.
Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Nias Selatan, Jalan Baloho, Kecamatan Teluk Dalam, Selasa (25/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Nias Selatan, Legat Harita dan Sokhiwanolo Waruwu.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian Nias Selatan, John Leonardo Hulu, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat dikembangkan oleh kelompok penerima sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi perekonomian masyarakat.
Ia mengingatkan agar bantuan yang diterima tidak langsung diperjualbelikan, melainkan dipelihara dan dikembangkan sebagai usaha peternakan.
“Ketika nanti telah diterima, kami berharap bantuan ini bisa dikembangkan. Jangan sampai baru diterima kemudian langsung dijual. Ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat,” ujar John.
Menurutnya, Dinas Pertanian juga akan melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap perkembangan ternak yang telah disalurkan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dimanfaatkan sesuai tujuan sekaligus membantu kelompok penerima mengembangkan usaha peternakan.
“Kami akan mencoba melakukan pendampingan dan memantau perkembangannya secara berkala. Intinya, kami berharap program ini berhasil dan dapat menunjang perekonomian masyarakat yang menerima bantuan,” katanya.
Berdasarkan data Dinas Pertanian, bantuan tersebut diberikan kepada enam kelompok yang tersebar di sejumlah kecamatan. Jumlah ternak yang diterima masing-masing kelompok berbeda, disesuaikan dengan proposal dan kebutuhan yang telah diajukan.
Enam kelompok penerima bantuan tersebut yakni Nias Agro Swine di Desa Hiliana’a, Kecamatan Teluk Dalam; Fahasaradodo dan Sinar Laut di Desa Bawoza’ua, Kecamatan Teluk Dalam; Hasambua di Desa Bintang Baru, Kecamatan Susua; Maluo Bersama di Desa Maluo, Kecamatan Onohazoumba; serta satu kelompok di Desa Hilisalawa’ahe.
Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan berjumlah 121 ekor, terdiri dari 109 ekor babi betina dan 12 ekor babi jantan.
John menjelaskan, ternak yang disalurkan memiliki bobot rata-rata sekitar 20 hingga 25 kilogram. Jenis ternak yang diberikan juga tidak seluruhnya sama karena disesuaikan dengan spesifikasi pengadaan dan kebutuhan masing-masing kelompok.
“Jumlah maupun jenis ternak setiap kelompok tidak sama karena disesuaikan dengan proposal yang diajukan. Jadi, masing-masing kelompok menerima sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Sementara itu, anggota DPRD Nias Selatan dari Fraksi NasDem, Sokhiwanolo Waruwu, menegaskan pentingnya memastikan bantuan pemerintah tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha peternakan masyarakat.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu, kelompok penerima diharapkan tidak menjadikan bantuan sebagai komoditas yang langsung diperjualbelikan setelah diterima.
“Kami berharap bantuan ini sampai kepada masyarakat dan kelompok penerima dapat mengembangkannya. Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, kami juga akan melihat langsung perkembangan kelompok-kelompok yang menerima bantuan hari ini,” ujar Sokhiwanolo.
Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Tani Nias Agro Swine dari Desa Hiliana’a, Kecamatan Teluk dalam, Ia mengapresiasi bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui Dinas Pertanian.
Ia mengatakan, kelompoknya menerima 29 ekor bibit babi betina dan 4 ekor bibit babi jantan dalam kondisi sehat dan baik.
“Kelompok Tani Nias Agro Swine telah menerima bantuan bibit ternak babi dari Dinas Pertanian Kabupaten Nias Selatan sebanyak 29 ekor bibit babi betina dan 4 ekor bibit babi jantan. Semuanya dalam keadaan sehat, baik dan jumlahnya sesuai dengan yang kami terima,” ujarnya.
Ia juga memastikan kelompoknya tidak dikenakan biaya dalam proses penerimaan bantuan tersebut.
“Kami tidak dipungut biaya apa pun dalam menerima bantuan ini,” katanya.
Penyaluran bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat usaha peternakan kelompok masyarakat sekaligus menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dalam meningkatkan kemandirian dan perekonomian masyarakat.(SW)























