Baru Seumur Jagung, Kolam Renang Pemko Tebing Tinggi Rusak Parah: Kelompok Pemuda Garuda Merah Putih Desak Kadispora Dicopot!

 

TEBING TINGGI (Portibi DNP) : Proyek mercusuar Kolam Renang Pemko Tebing Tinggi yang baru saja diresmikan kini menuai polemik besar. Kelompok Pemuda Garuda Merah Putih secara resmi melaporkan kondisi fasilitas tersebut yang dinilai “hancur secara fungsional” dan mengancam keselamatan pengunjung.

Ketua Kelompok Pemuda Garuda Merah Putih, M. Al. Ariffandy atau sering di sapa (Tello), mengungkapkan kekecewaannya saat meninjau langsung lokasi. Ia menemukan fakta mengerikan di mana keramik kolam banyak yang terkelupas tajam hingga pemberhentian aktivitas tanpa alasan yang kurang jelas .

“Kami tidak bisa tinggal diam melihat anggaran miliaran rupiah dari TA 2024/2025 menguap menjadi fasilitas yang justru mencederai masyarakat. Ini bukan sekadar kerusakan biasa, ini adalah bukti nyata kegagalan manajemen dan pengawasan,” tegas Ariffandy dalam konferensi pers langsung, Sabtu (8/3) di kediamannya,Jln.Sutoyo kota setempa

Fasilitas Lumpuh dan Air Tak Layak

Tak hanya keramik yang pecah, fasilitas mewah seperti waterboom dilaporkan macet total. Sistem drainase yang buruk juga membuat air kolam berubah menjadi kotor dan tidak higienis hanya dalam hitungan hari setelah seremonial peresmian.ujarnya.

Beliau mengatakan “Alih-alih menjadi tempat rekreasi, tempat ini malah jadi sarana pembiaran bahaya. Kami melihat adanya pengabaian serius terhadap standar K3 (Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja) oleh pihak Dinas terkait,” tambahnya.

Menganau Tuntutan Pencopotan Kadispora

Menyikapi hal ini, Garuda Merah Putih melayangkan tuntutan keras kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Mereka meminta tim verifikasi pusat segera turun ke lapangan untuk memeriksa dugaan maladministrasi dan ketidakberesan dalam proses serah terima pekerjaan (PHO/FHO).

“Kami meminta Bapak Mendagri segera mencopot Kadispora Kota Tebing Tinggi.

Beliau dinilai gagal total mengelola aset daerah dan tidak bertanggung jawab atas uang negara.terangnya.

Jika tidak ada tindakan tegas, ini akan menjadi preseden buruk bagi pembangunan di kota ini,” pungkas Ariffandy dengan nada bicara yang tegas.IH.

 

 

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar