TP PKK Kabupaten Pakpak Bharat Sosialisasikan Pencegahan KDRT

PAKPAK BHARAT(Portibi DNP): Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pakpak Bharat, Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor,Selasa 1/7. Mengadakan sosialisasi upaya Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kantor Camat Salak. Kabupaten Pakpak Bharat,kegiatan ini di laksakan dalam upaya pencegahan KDRT,menurut Juniatry sangat perlu dicegah semaksimal mungkin karena berdampak sangat luas bagi sikorban sendiri.

” Ternyata efek psikologi penganiayaan bagi permpuan jauh lebih parah dibanding efek fisiknya. Rasa takut, cemas, letih, kelainan stress post traumatic, serta gangguan makan dan tidur merupakan reaksi panjang dari tindak kekerasan,” jelas dia.

Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor juga mengurai dampak KDRT bagi anak usia bayi, anak usia sekolah, bagi istri, serta dampaknya bagi pekerjaan.

Baca juga: DPRD Kabupaten Pakpak Bharat Menggelar Sidang Penyampaian LKPJ Bupati 2024

” Bayi yang mengalami KDRT akan mengalami ketidak normalan dalam pertumbuhan, kalau anak usia sekolah bisa mengalami depresi serta berpotensi melakukan kekerasan bagi teman-temannya seperti yang dia alami. Bagi istri yang mengalami KDRT, dia akan depresi berkepanjangan, sakit fisik, menderita tekanan mental, serta kurangnya rasa percaya diri. Dia akan selalu tergantung pada suami yang telah melakukan kekerasan terhadapnya, serta berpotensi melakukan bunuh diri. Disamping itu tentu kwalitas kerja akan memburuk,” jelas Ny. Juniatry lebih jauh.

Tindakan yang perlu dilakukan seorang istri untuk mencegah KDRT menurut Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor diantaranya membangun komunikasi aktif dengan pasangan, menghormati suami sebagai kepala keluarga, serta beberapa hal lainnya.

Seorang istri wajib menghargai dan menghormati suami, bangun komunikasi yang baik, hormati suami, penuhi permintaan suami yang bersifat positif, biasakan bekerja sama dan lakukan perencanaan yang baik dalam keluarga, layani suami dengan baik, berikan cinta yamg tulus, dan harus percaya serta biasakan berfikir positif terhadap suami sendiri. Kalau ini semua ibu-ibu lakukan, tentu suami ibu akan lebih sayang pada ibu, suami akan melindungi keluarganya, dan KDRT itu otomatis tidak akan terjadi, jelas Ny. Juniatry Franc Bernhard Tumanggor.ST

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pakย  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar