Terungkap Dalam RDP Komisi III DPRD Medan, Pemko Tunggak Rp 5 Miliar ke BPJS Kesehatan

MEDAN (Portibi DNP) : Pemerintah Kota (Pemko) Medan memiliki tunggakan sebesar Rp 5 miliar kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Hal ini diungkap Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan David Roni Ganda Sinaga saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan, di ruang komisi III gedung dewan, Selasa (14/1/2025).

Dalam rapat itu David pertanyakan kebenaran tunggakan Pemko Medan sebesar Rp 5 Miliar kepada BPJS Kesehatan. Tunggakan iuran BPJS itu pada bulan Nopember dan Desember 2024.

“Kenapa sampai terjadi tunggakan itu, ada apa sebenarnya. Yang kita kuatirkan berdampak buruk untuk pelayanan kesehatan di Medan ,” ujar David Roni saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan, di ruang komisi III gedung dewan, Selasa (14/1/2025).

Menyahuti pertanyaan dewan, Kepala BKAD Pemko Medan Zulkarnain tidak membantah tunggakan itu ke BPJS Kesehatan.

Awalnya Zulkarnain bilang, “Ngapain lah kita membesar besarkan itu, soal utang, pemerintah pusat pun banyak utang ke BPJS. Kita pun boleh lah sikit sikit,” tandas Zulkarnain.

Selanjutnya, Zulkarnain menambahkan terkait utang ke BPJS, pihak Pemko saat ini sedang melakukan proses pembayaran. “Terkait hal ini merupakan tanggungjawab kita bersama,” ujarnya.

Pernyataan Zulkarnain ditimpali kembali oleh David Roni Ganda Sinaga. David mempertanyakan hal itu bukan bermaksud apa apa apalagi membesar besarkan. “Namun perlu juga mengetahui agar dapat menyampaikan hal yang sebenarnya ke masyarakat,’ kata David.

Rapat dipimpin Ketua Komisi III DPRD Medan Salomo T Pardede didampingi sekretaris Komisi David Roni Ganda Sinaga, Wakil Ketua T Bahrumsyah, Siri rezeki, Doli Rangkuti dan Dodi Robet Simangunsong.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar