Syaiful Ramadhan Sesalkan Banyak Pohon Dipinggir Sungai Deli Ditebang

MEDAN (Portibi DNP) : Revitalisasi Sungai Deli yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Medan Medan sebagai upaya mengatasi banjir di wilayah pinggiran sungai diapresiasi banyak pihak.

Namun, dalam pelaksanaannya tidak memperhatikan aspek-aspek pemeliharaan ekosistem di daerah sungai, salah satunya soal keberadaan pohon-pohon yang kemudian ditebang dengan serampangan.

Hal ini disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan, Syaiful Ramadhan usai melihat kondisi revitalisasi Sungai Deli langsung dari lokasi.

“Ini perlu kami sampaikan agar menjadi koreksi Pemko Medan terutama soal keberadaan pohon-pohon di pinggir sungai yang selayaknya tidak perlu ditebang tetapi cukup dirapikan,” kata Syaiful kepada Wartawan di Medan, Kamis (16/11/2023).

Menurut Syaiful, proses revitalisasi Sungai Deli yang kemudian menumbangkan pohon-pohon berjenis kayu keras dikhawatirkan akan mengganggu ekosistem sekitar sungai.

“Jadi kita sudah melihat ke lokasi, beberapa pohon berjenis kayu keras juga ikut ditumbangkan, sehingga kondisi sungai menjadi gundul yang berpotensi mengakibatkan erosi,” katanya.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Medan ini sangat mengharapkan setiap aktifitas di daerah sungai dilakukan dengan tidak merusak ekosistem sungai.

“Selain soal ekosistem, seluruh kegiatan di wilayah sungai juga hendaknya mempertimbangkan karakteristik sungai, kelestarian keanekaragaman hayati, serta kekhasan dan juga mempertimbangkan aspirasi daerah/masyarakat setempat,” kata Politisi Dapil 5 ini.

Diakuinya, persoalan lenyapnya pohon di pinggiran sungai membuat resah warga. Beberapa diantaranya menyampaikan kondisi di lingkungannya dimana pohon-pohon yang seharunya tetap berada di pinggiran sungai dibabat habis.

“Tentunya apa yang saya sampaikan ini juga adalah suara yang disampaikan masyarakat yang merasakan keresahan di lingkungannya,” katanya lagi.

Anggota dewan yang duduk di Komisi II ini juga meminta Pemko Medan memperhatikan masukan masyarakat dengan memberikan perhatian yang serius terhadap ekosistem sungai di Kota Medan. “Termasuk soal penegakan aturan terhadap pelaku membuang sampah sembarangan harus segera direalisasikan,” harapnya.P06

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

-Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..

-Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

 

-Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi

Jangan Pandang bulu pak, hajar…