MEDAN (Portibi DNP) : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Dedy Aksyari Nasution ST minta kepada Kepala Lingkungan (Kepling) agar berperan dan lebih proaktif dalam menangani permasalahan sampah.
Sebab katanya, peran Kepling sangat penting dalam menangani masalah sampah, agar setiap lingkungan di Kota Medan dapat bersih dan tertata dengan baik.
Apalagi Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution sendiri telah melimpahkan tanggungjawab pengangkutan sampah ke pihak kecamatan, hal itu agar proses pengangkutan sampah pada setiap wilayah di Kota Medan bisa berjalan secara maksimal.
Namun begitu, masih banyak warga Kota Medan yang mengeluhkan karena lamanya pengangkutan sampah. Masyarakat menilai pengangkutan sampah masih belum maksimal.
Hal ini diungkap Dedy Aksyari Nasution ST, saat menggelar Sosialisasi ke VI Tahun 2023 Produk Hukum Daerah Perda No 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan (Pada Kegiatan Peningkatan Kapasitas-Sub Kegiatan Publikasi Dewan), di Jalan Kemiri II No.36, Kelurahan Sudirejo II, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (3/6/2023) sore.
“Masih banyak kita temukan masyarakat yang mengeluh disebabkan lamanya sampah diangkut karena jarangnya petugas pengangkut sampah datang,” ucap Dedy.
Hal ini tentu kata politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini, sangat mengecewakan masyarakat. Terutama bagi yang sampah rumah tangganya jarang diangkut, padahal setiap bulannya mereka membayar retribusi sampah.
“Bagi warga yang dikutip retribusi kebersihan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan setiap bulannya, namun petugas pengangkut sampah justru jarang datang, pasti sangat mengecewakan,” ujarnya.
Selain itu, sambung Anggota Komisi IV DPRD Medan tersebut, masyarakat juga kerap bingung saat ingin membuang sampahnya sendiri tatkala petugas sampah jarang datang. Pasalnya, warga tidak menemukan tempat pembuangan sampah resmi.
“Wajar saja warga kebingungan saat hendak membuang sampah mereka, karena tidak ada tempat pembuangan sampah resmi yang disiapkan (di lingkungan mereka). Alhasil sampah dibiarkan saja berserakan di pinggir jalan, tentu kita tidak mau hal ini terus terjadi,” katanya.
Oleh sebab itu, wakil rakyat asal daerah pemilihan Medan IV (Medan Amplas, Medan Kota, Medan Denai, Medan Area) tersebut meminta kepada setiap Keplin di Kota Medan agar lebih peduli dan proaktif dalam penanganan masalah sampah di lingkungannya masing-masing,imbuhnya.
Dalam kesempatan itu Dedy juga mengimbau kepada masyarakat agar mendukung upaya Pemko Medan dalam menangani masalah sampah. Sebab meskipun permasalahan sampah merupakan kewajiban Pemko Medan, namun masyarakat juga berkewajiban untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terlebih-lebih ke sungai maupun drainase.
“Sebab selain persoalan kebersihan lingkungan, sampah juga dapat merusak sistem aliran air di sungai maupun drainase sehingga dapat mengakibatkan banjir,” pungkasnya.P06
















