MEDAN (Portibi DNP) : Meski sampai hari ini banyak masyarakat mengeluh karena mendapat penolakan dari rumah sakit saat akan melakukan rawat inap dengan alasan tidak ada kamar terutama terhadap pengguna program Universal Health Coverage (UCH).
Namun anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan H. Iswanda Ramli SE, tetap mengajak masyarakat, terutama konstituennya, Daerah Pemilihan (Dapil) V, Kecamatan Medan Sunggal, Medan Tuntungan, Medan Johor, Medan Maimun, Medan Polonia dan Medan Selayang, untuk manfaatkan program tersebut.
Sebab diluncurkankan program berobat gratis ini oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan pada 1 Desember 2022 lalu untuk menjamin warganya agar mendapat pelayanan kesehatan hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Hal ini disampaikannya saat menggelar sosialisasi ke XI tahun 2025 Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota, di Pondok Batuan, Jalan Plamboyan Raya Gang Musyawarah Lingkungan XII Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang Minggu, (9/11/2025) pagi.
Kegiatan serupa juga dilakukan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan yang akrab disapa Nanda ini di Jalan Bakti Luhur Gang Pakar Kelurahan Dwikora Kecamatan Medan Helvetia Minggu (9/11/2025) sore.
Hadir dalam sosper tersebut Dinas Kesehatan Kota Medan diwakili Endah dari Puskesmas Medan Selayang, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta ratusan masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil) V lainya.
“Sampai hari ini saya masih sering mendapat laporan dari masyarakat tentang tidak maksimalnya pelayanan rumah sakit, terutama menyangkut rawat inap. Masih ada masyarakat yang mendapat penolakan dengan alasan tidak kamar,”ucap Nanda.
Untuk itu kata Nanda, dirinya merasa
berkewajiban melakukan sosialisasi Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota ini agar masyarakat tahu akan hak-haknya, sekaligus untuk memastikan apakah program tersebut telah berjalan dengan baik.
Sebab di dalam Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota ini, Pemko Medan dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan yang aman, adil terjangkau dan terbuka kepada masyarakat secara merata.
Apalagi kata Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan tahun 2025-2029, ada visi-misi wali kota dan wakil wali kota Medan tentang UHC Premium didalamnya.
Dimana Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyudin Harahap bertekad menjadikan pelayanan kesehatan semakin baik, sebagai prioritas utama.
Pemerintah Kota (Pemko) Medan, kata Nanda yang juga Sekretaris Komisi II DPRD Medan ini, terus berbenah, menyiapkan pelayanan kesehatan yang prima lewat UHC Premium.
Kalau selama ini masyarakat yang melalukan rawat inap dibatasi tiga sampai empat hari oleh pihak rumah sakit, namun melalui UHC Premium ini diharapkan dapat dilayani sampai benar-benar sembuh,sebut Nanda.
“Inilah yang kita perjuangan, DPRD dan Pemko Medan sepakat menjadikan pelayanan kesehatan ini semakin baik, dengan menyiapkan anggaran lewat APBD Kota Medan,” kata Nanda.
Upaya yang dilakukan, lanjut Nanda, dengan adanya program UHC Premium ini nantinya masyarakat tidak hanya dapat berobat secara gratis dengan menggunakan KTP.
Namun juga mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik dengan fasilitas yang ada baik di rumah sakit pemerintah maupun swasta, apalagi rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Pirngadi Medan saat ini terus berbenah,
ucap Nanda.
Bagi warga Kota Medan yang akan melakukan rawat inap, namun mendapat penolakan dari rumah sakit dengan alasan kamar penuh, silakan lapor, “kami siap membantunya, sebab semua warga Kota Medan berhak mendapat pelayanan kesehatan
gratis lewat program UHC ini,”ucapnya.
“UHC ini sangat baik, karena walaupun BPJS Kesehatan kita sudah tidak aktip karena tidak sanggup membayarnya, namun tetap bisa dilayani dengan menggunakan KTP, untuk itu gunakanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,”imbuh Nanda.
Sebelumya tokoh masyarakat Lingkungan XII Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang Turmin mengucapkan terimakasih kepada Iswanda Ramli yang telah banyak memberikan perhatian dan sumbangsihnya kepada warganya.
“Contoh kecil beliau telah membuat jembatan masjid, sehingga dapat mempermudah jamaah untuk beribadah, untuk itu kami mengcapkan terimakasih,”ungkap Turmin.P06



















