Sejumlah Pengusaha Dukung Perbaikan Infrastruktur Di Gabion Belawan, Bukan Reklamasi Yang Akan Menyusahkan Nelayan dan Pelaku Usaha

 

MEDAN(Portibi DNP): Sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Pengusaha Ikan Gabion (PIGB) menegaskan mendukung perbaikan infrastruktur dikawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB), namun menolak pembangunan dan rencana reklamasi yang akan berdampak negatif bagi aktivitas nelayan maupun pelaku usaha perikanan.

Pernyataan kepala Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan, Mansyur yang mengatakan pengusaha PIGB di Gabion Belawan lebih senang dengan kondisi PPS seperti sekarang daripada diperbaiki mendapat kritikan tajam dari berbagai kalangan. Mansyur dinilai keliru menafsirkan harapan pengusaha.

“Pada perinsifnya pengusaha berharap ada pembangunan infrastruktur di PPS Belawan sehingga aktivitas masyarakat profesi nelayan lancar aman dan nyaman. Pasang ROB tidak lagi menyerang kawasan PPS Belawan, ini harapan kita. Tapi pembangunan yang dilakukan jangan pembangunan yang menyusahkan lalu lintas keluar masuk perahu nelayan, apalagi sampai meresahkan masyarakat luas”, kata pihak pengusaha ikan Gabion Belawan berinisial UD Selasa (3/3/2026).

Sebelumnya masyarakat nelayan yang tergabung dalam KNTI Sumut juga melakukan aksi unjukrasa di depan kantor PPS Belawan. Aksi tersebut sebagai bentuk penolakan keras terhadap rencana reklamasi yang akan dilaksanakan PPS Belawan.

Penolakan reklamasi PPS Belawan juga datang dari nelayan Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan.

“Bila PPS Belawan memaksakan reklamasi, maka kami pastikan akan memberikan perlawanan. Penderitaan Reklamasi Pelindo hingga kini masih kami rasakan, sekarang mau ditambah lagi dengan reklamasi PPS Belawan, lebih baik kami hancur melawan daripada hancur berdiam diri,” kata FD didampingi tokoh nelayan Pekan Labuhan.

Seperti dikutip dari beberapa sumber, rencana reklamasi PPS Belawan yang dikabarkan mencapai puluhan hektar dinilai akan menimbulkan penderitaan baru bagi masyarakat nelayan dan masyarakat luas khususnya daerah Belawan. Selain menambah ketinggian air pasang rob yang akan naik ke daratan, reklamasi diwilayah PPS Belawan itu juga akan menghambat lalu lintas keluar masuk perahu nelayan.

Tidak saja itu, dampak buruk juga akan dialami pedagang ikan di Gabion Belawan.

Dampak buruk terhadap nelayan dan masyarakat luas tergambarkan lebih mendominasi daripada dampak positif reklamasi PPS Belawan. Anehnya kepala PPS Belawan terkesan memaksakan untuk melaksanakan reklamasi tersebut.

Ambisi kepala PPS Belawan untuk melaksanakan Reklamasi itu juga tak lepas dari dugaan kepentingan pribadi. Tak heran sorotan dugaan korupsi pun muncul dalam rencana pembangunan reklamasi PPS Belawan tersebut.**

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar