MEDAN (Portibi DNP) : Ratusan masyarakat menghadiri tahlilan malam ke 7 meninggalnya H.Manahan Lubis di Simpang Limun, Jalan Tanjung Bunga I Kecamatan Medan Kota, Rabu (11/9/2024) malam
Tahlilan merupakan tradisi Islam yang dilakukan untuk mendoakan dan mengenang orang yang telah meninggal dunia di rumah duka.

Di rumah almarhum H. Manahan Lubis tampak terlihat ratusan masyakarat baik dari keluarga, handai tolan, kerabat, jiran tetangga memanjatkan kalimah suci Allah dari Tahtim, Tahlil serta ditutup dengan doanya, seraya harapan semoga almarhum diterima Allah SWT dan ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya, amin.
Tahlilan malam ke 7 tersebut juga diisi tausiah singkat oleh al-ustadz yang turut hadir pada malam itu.

Mewakili keluarga almarhum H.Manahan Lubis, David Luther Lubis mengucapkan banyak terimakasih kepada sanak saudara, kerabat dan handai tolan, serta jiran tetangga yang telah berkenan meringankan langkahnya untuk datang ditahlilan malam ke 7 almarhum ayahandanya tersebut.
“Ayahanda kami sudah cukup lama tinggal disini, hubungannya dengan jiran tetangga pun cukup dekat,”ujar David yang juga anak sulung almarhum.

Untuk dan atas nama keluarga almarhum H.Manahan Lubis, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sumatera Utara (Sumut) ini pun mengucapkan terimakasih kepada yang telah hadir pada tahlilan di malam ke 7 tersebut.
“Mewakili ahli bait, saya mengucapkan banyak terimakasih atas doa, dukungan dan simpati yang disampaikan kepada keluarga kami, atas berpulangnya Rahmatullah ayahanda kami tercinta H.Manahan Lubis pada beberapa waktu lalu,”ucap David.

7Hari ini malam ke 7, terimakasih
kepada bapak-ibu sekalian yang sudah menyampaikan doanya, dengan harapan semoga almarhum dapat beristirahat dengan tenang, husnul khotimah, dan diampuni segala dosa-dosanya.
“Kami dari keluarga almarhum ayahanda H.Manahan Lubis juga minta maaf kepada bapak-ibu jiran tetangga, mulai dari pemandian, pengkapanan, penguburan sampai kepada tahlilan malam ke 7 ini jika ada hal-hal yang kurang berkenan di hati bapak-ibu sekalian, kami mohon maaf, yang sebesar-besarnya,”tandas David.P06




















