MEDAN (Portibi DNP) : Ratusan masyarakat terdiri dari jiran tetangga, kerabat, handai tolan dan sanak keluarga menghadiri 40 hari wafatnya Manahan Lubis Bin Husni Thamrin Lubis di kediamannya almarhum Jalan Jalan Tanjung Bunga 1, Kecamatan Medan Kota, Medan, Senin (14/10/2024) Malam.
Adapun kehadiran ratusan masyarakat tersebut untuk berkirim doa atas berpulangnya pendiri Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) di Sumatera Utara (Sumut) tersebut.
Hadir dalam acara tersebut
Asisten Teritorial (Aster) Kasdam
I/Bukit Barisan dan jajaran,
Dandim 0201 Medan Kolonel Inf Ferry Muzawwad, Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Medan Abdurahman Pane, sejumlah pejabat Kodam I Bukit Barisan, Pemuka Masyarakat, Pemuka Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Politik dan masyarakat Umum lainnya.

Tidak hanya kaum laki-laki, pada peringatan 40 hari almarhum Manahan lubis Bin Husni Thamrin Lubis tersebut juga dihadiri kaum ibu.
Tampak ratusan masyarakat begitu khusuk dan iklhas membacakan kalimah suci Allah dari mulai alfatiha, tahtim, tahlil serta dihimpun dengan doanya.
Peringatan 40 hari almarhum Manahan Lubis Bin Husni Thamrin Lubis tersebut juga diisi tausiah agama oleh al ustadz Ahmad Taufik Lubis.

Dimana dalam ceramahnya al ustadz Ahmad Taufik Lubis bercerita tentang makna 40 hari orang yang sudah meninggal dunia.
Diakhir acara keluarga almarhum Manahan Lubis Bin Husni Thamrin Lubis diwakili Dr dr David Lubis SPOG (K) yang juga putra almarhum mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang berhadir di peringatan 40 hari almarhum ayahandanya tersebut.
“Saya putra almarhum ayahanda Manahan Lubis Bin Husni Thamrin Lubis mengucapkan banyak terimakasih kepada bapak-ibu, jiran tetangga, kerabat, handai tolan dan sanak keluarga atas waktu
yang telah diberikan kepada kami sehingga bisa hadir di tempat ini guna memanjatkan doa kepada almarhum ayahanda kami Manahan Lubis Bin Husni Thamrin Lubis,” sebut David.

Semoga dengan bacaan-bacaan tadi menjadikan almarhum dapat beristirahat dengan tenang, husnul khotimah, dan segala dosa-dosanya diampuni, pinta David.
Dikatakan David, ayahandanya almarhum Manahan Lubis Bin Husni Thamrin Lubis sangat senang tinggal di Simpang Limun ini, menurut almarhum kata David, tetangga di lingkungan ini baik-baik.
“Beliau sangat betah tinggal di Simpang Limun ini, terbukti beberapa kali kami mengajak pindah, tapi ditolaknya, itulah salahsatu bukti kalau almarhum sangat suka dan betah tinggal disini,”ungkap David.
Almarhum lanjut David sangat memberikan dukungan terhadap masyarakat disini, terutama bagi yang kurang mampu. Bahkan sampai akhir hayatnyapun dia tetap tinggal di tempat ini, papar David.

“Sedikit saya bercerita, satu minggu sebelum masuk rumahsakit, beliau menelpon saya seraya mengatakan warga di sini banyak yang kurang mampu, anak-anak disini banyak yang tidak memiliki sepeda, kemaren bapak dah beli sepeda tapi masih kurang, tambahi ya,”kata David menirukan ucapan ayahandanya tersebut.
Setelah sepeda ini dibeli dibagi-bagikannya untuk anak-anak di lingkungan ini, agar anak tersebut bisa senang dan bermain, aku David.
“Begitu juga dengan kaum dhuafa yang ada di lingkungan ini, beliau cukup memberi perhatian, sayapun diingatkan agar senantiasa memberi perhatian kepada kaum dhuafa yang ada di lingkungan ini, pasan inipun menjadi beban pada diri saya agar terus memperhatikan warga di seputaran simpang limun ini,”ujar David

Untuk itu atas nama keluarga besar Manahan Lubis Bin Husni Thamrin Lubis, Ketua DPD AMPI Sumut ini minta maaf atas salah dan khilaf yang pernah dilakukan almarhum semasa hidupnya.
Diketahui Politisi Senior Partai Golkar dan Pendiri AMPI di Sumut
Manahan Lubis meninggal dunia
di RS Columbia, Kamis malam (5/9/2024) sekitar Pukul 20.00 Wib.
Manahan Lubis merupakan Pendiri AMPI di Sumut, Pimpinan Umum SKH Portibi DNP, Pernah menjadi Ketua AMPI Sumut, Dewan kehormatan AMPI Sumut, dan Penasehat Golkar Sumut, serta banyak lagi jabatan lain yang pernah disandangnya.P06
















