MEDAN (Portibi DNP) : Guna mensukseskan pelaksanaan Pekan Olah Raga Kota (Porkot) Medan ke XV Tahun 2025, Koordinator Olahraga Kecamatan (Korcam) harus saling koordinasi dengan Kecamatan.
Hal ini dikatakan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan Aswindy Fachrizal SE saat menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Porkot Medan ke XV Tahun 2025 di Sekretariat KONI Medan, Jalan Kemiri II Kelurahan Sudirejo II Kecamatan Medan Kota, Kamis (24/7/2025).
Rapat ini digelar guna membahas pelaksanaan Porkot ke XV Tahun 2025, yang rencananya dilaksanakan pada Oktober 2025 mendatang.
Hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Umum (Sekum) KONI Medan Helty Susilo SE, Wakil Ketua Halomoan Samosir dan Suryadi serta dihadiri 16 Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) dan 7 Korcam se Kota Medan.
Rapat ini merupakan hari kedua setelah sebelumnya Rabu (23/7/2025) juga dilaksanakan hal serupa, dan rencananya berakhir besok, Jumat (25/7/2025).
Dikatakan Aswindy untuk mensukseskan even yang didukung Wali Kota Medan ini harus ada keterlibatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun kecamatan.
” Artinya peran Camat didalam pelaksanaan Porkot ini cukup besar, sebab Porkot merupakan ajangnya kecamatan, sehingga Camat harus terlibat dalam mensukseskannya,” tukas Aswindy.
Dalam kesempatan ini Aswindy juga berharap Korcam dan Cabor juga harus saling berkoordinasi dan kolaborasi.
Sebab katakan Aswindy Porkot ini merupakan barometer olahraga di Kota Medan menuju even yang lebih tinggi, seperti pekan olahraga provinsi maupun nasional.
Dalam rapat ini sejumlah pengurus cabor mengeluhkan ketiadaan anggaran, sehubungan minimnya perhatian terutama dari pihak kecamatan.
Seperti diungkap Erwin Sebayang dari Cabor Catur, dia menyampaikan keluhannya tentang minimnya anggaran.” Bagaimana atlet akan bangkit dan berprestasi jika tidak didukug dengan anggaran,”keluhnya.
Menjawab itu, Sekum KONI Medan Helty Susilo mengatakan, itulah pentingnya koordinasi antara korcam, pengurus cabor dan pihak kecamatan.
“Saya pikir tidak ada kecamatan di Kota Medan ini yang tidak mendukung pelaksanaan Porkot, sebab even ini membawa nama kecamatan, tentu akan akan didukung,”kata Helty.
Sedangkan Halomoan Samosir mengatakan, Porkot merupakan program Pemko Medan yang dikerjakan KONI Medan, sehingga semua pihak pasti akan mendukungnya, termasuk pihak kecamatan.
Peran KONI Medan kata Halomoan merupakan salahsatu program pembinaan, guna mencari bibit-bibit atlet potensial.
Sementara Suryadi menyarannya harus ada koordinasi antara korcam dengan pihak kecamatan guna mensukseskan pelaksanaan pesta olahraga kota Medan tahun 2025 ini. P06





















