PSDKP Sumut Tangkap Kapal Ikan Asing, Nelayan Minta Pelaku Ilegal Fishing Dihukum Berat

MEDAN(Portibi DNP): Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Provinsi Sumatera Utara tangkap kapal ikan asing KHF 20XX GT 65. Nelayan Indonesia minta pelaku ilegal Fishing dihukum berat.

Informasi yang dihimpun wartawan Rabu (1/2/2023) yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Medan Utara (Awan Mera) di lapangan menyebutkan, kapal asing dengan alat tangkap pukat trowl itu ditangkap karena terbukti mencuri ikan di perairan Indonesia, kemaren.

“Penegak hukum Indonesia yang mengadili pelaku ilegal Fishing dengan kapal ikan KHF 20XX nantinya harus menjatuhkan hukuman seberatnya seperti yang dialami nelayan Indonesia di negara jiran tetangga, nelayan Indonesia diperlakukan tidak manusiawi,” ungkap Zulkifli (67) nelayan warga Pekan Labuhan.

Zulkifli harapkan penegak hukum ilegal Fishing Indonesia tidak memandang rupiah.

“Tolong pak Jaksa dan pak Hakim, jangan pandang rupiah atas pelaku ilegal Fishing KHF 20XX nantinya, teman-teman kami sangat sakit diperlakukan di Negara jiran tetangga sana, tidak manusiawi, makanpun tangan diborgol,” harap Zul pada penegak hukum ilegal Fishing Indonesia.

Kapal ikan KHF 20XX yang ditangkap PSDK Sumut diduga bermuatan ribuan kg ikan hasil curian dan dijual ke pengusaha ikan Gabion Belawan yang disebut-sebut tanpa proses lelang.

Kepala PSDKP Sumut di Gabion Belawan belum berhasil dikonfirmasi. Sementara petugas PSDKP ditemui tim Awan Mera saat awasi pembongkaran ikan kapal ikan asing terkesan menghindar.

“Tidak tahu saya pak, berapa jumlah ABK dan siapa tekongnya sebaiknya bapak ke kantor ajak,” elak petugas PSDKP dengan arah yang tak jelas.P03

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

-Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..

-Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

 

-Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi

Jangan Pandang bulu pak, hajar…