Poskorda Muhammadiyah Tapanuli Tengah Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Bandang dan Longsor

 

Tapanuli Tengah(Portibi DNP): Pos Koordinasi Wilayah (Poskorwil) Muhammadiyah Sumatera Utara menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah. Bantuan tersebut diserahkan melalui Pos Koordinasi Daerah (Poskorda) Muhammadiyah Tapanuli Tengah sebagai bagian dari respons cepat Muhammadiyah terhadap bencana alam.

Tim Poskorwil Muhammadiyah Sumut tiba di Tapanuli Tengah dengan membawa bantuan logistik sekaligus melaksanakan asesmen lapangan guna memperkuat manajemen Poskorda dan pos pelayanan (posyan) di wilayah terdampak. Rombongan disambut oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tapanuli Tengah, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah, serta unsur organisasi otonom, majelis, lembaga, dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Tapanuli Tengah.

Angga Fahmi selaku Tim Liaison Officer (LO) dan Asesmen Poskorwil Muhammadiyah Sumut menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan mencapai 1,5 ton, terdiri atas paket sembako, obat-obatan, pakaian layak pakai, serta kebutuhan bayi dan perempuan. Selain penyaluran bantuan, Poskorwil Muhammadiyah Sumut juga akan melakukan pendampingan kepada Poskorda dan posyan selama beberapa hari ke depan.

“Respons ini dilaksanakan berdasarkan prinsip OMOR (One Muhammadiyah, One Response), yaitu kesatuan gerak Muhammadiyah dalam merespons bencana agar penanganan berjalan terpadu, efektif, dan terkoordinasi di bawah satu komando,” ujarnya.

Koordinator Poskorda Muhammadiyah Tapanuli Tengah, Herjiano, menyampaikan bahwa pascabencana pihaknya mengalami keterbatasan komunikasi yang berdampak pada lambatnya koordinasi awal. Namun demikian, Poskorda Muhammadiyah Tapanuli Tengah tetap berinisiatif membentuk pos-pos pelayanan di wilayah terdampak.

“Bantuan dari Poskorwil Muhammadiyah Sumut telah kami salurkan sepenuhnya ke tiga titik yang paling terdampak dan minim menerima bantuan,” jelasnya.

Ketua PDM Tapanuli Tengah, Yusri, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penanganan bencana, mulai dari masa tanggap darurat, transisi, hingga pemulihan dan rehabilitasi-rekonstruksi.

“Kami akan membentuk empat pos pelayanan di titik-titik yang sangat terdampak sebagai upaya membantu pemulihan pascabencana. Terima kasih kami sampaikan kepada Poskorwil Muhammadiyah Sumut atas dukungan dan koordinasi yang diberikan kepada Muhammadiyah Tapanuli Tengah,” pungkasnya.SF

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar