Polres Asahan Musnahkan 8,8 Kilogram Sabu, Kapolres Tegaskan Komitmen Perang Terhadap Narkoba

 

Asahan (Portibi DNP): Polres Asahan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di Wilayah Hukum Polres Asahan. Melalui Satuan Reserse Narkoba, Polres Asahan melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 8.878,94 gram.

Dalam kegiatan press release yang digelar di halaman belakang Mapolres Asahan, Selasa (23/12/2025) pagi.

Pemusnahan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, S.H., S.I.K., M.H., serta turut dihadiri oleh Wakapolres Asahan, Kasat Narkoba Polres Asahan, perwakilan Pengadilan Negeri Kisaran, Kejaksaan Negeri Kisaran, Laboratorium Forensik Polda Sumut, Penasehat Hukum, para tersangka, dan awak media.

Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolres Asahan mengatakan bahwa barang bukti sabu yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan dua laporan polisi selama Desember 2025, dengan total tiga orang tersangka laki-laki.

“Pemusnahan ini merupakan bentuk transparansi dan komitmen kami dalam penegakan hukum serta upaya nyata menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkotika,” ujar AKBP Revi Nurvelani.

Adapun pengungkapan pertama terjadi pada 9 Desember 2025, dengan tersangka Deni Suyana (32), seorang sopir asal Pekanbaru. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan sabu seberat 8.492,16 gram, yang kemudian disisihkan sebagian untuk kepentingan pembuktian dan laboratorium, dan 7.910,56 gram dimusnahkan.

Pengungkapan kedua dilakukan pada 11 Desember 2025, dengan tersangka LA (31) dan AB (26). Dari keduanya, polisi menyita sabu seberat 1.059,86 gram, dan setelah disisihkan untuk keperluan hukum, 968,38 gram dimusnahkan.

Proses pemusnahan dilakukan dengan cara melarutkan sabu ke dalam air panas yang dicampur cairan pembersih, disaksikan langsung oleh unsur penegak hukum terkait serta awak media, guna memastikan akuntabilitas dan keabsahan proses hukum.

Kapolres Asahan juga menegaskan bahwa Polres Asahan tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkotika di wilayah hukumnya dan akan terus meningkatkan upaya penindakan serta pencegahan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika,” pungkasnya. AR

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar