Plt Kadis Perkim Langkat : Saya Menilai, Surat Pernyataan DPD ALAMP AKSI Sangat Tendensius dan tidak Berdasar

Foto: Plt Kadis Perkim Langkat H.Sujarno

LANGKAT (Portibi DNP) : Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Plt Kadis Perkim) H.Sujarno menyatakan dengan tegas bahwa, surat pernyataan sikap Dewan Pengurus Daerah Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (DPD ALAMP AKSI) Binjai – Langkat tersebut sangat tendensius dan tidak berdasar serta melemahkan eksistensi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seolah olah tim KPK tidak bekerja secara profesional.

“Kalau untuk pencopotan jabatan saya selaku Plt Kadis Perkim Langkat, saya serahkan sepenuhnya kebijakan kepada Bapak Plt Bupati Langkat,” katanya kepada portibi.id lewat pesan WhatsApp, Jumat (17/02/2023).

Menurutnya, perlu dijelaskan bahwa pada saat kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) dirinya tidak berada di lokasi. “Saya dijemput di rumah pribadi saya oleh tim KPK pukul 02.30 wib, dan diminta keterangan di Mapolresta Binjai serta dilanjutkan diminta keterangan di gedung KPK tanpa merubah berita acara pada saat kesempatan pertama. Bahkan untuk menambah berkas perkara, saya berkali-kali diminta keterangan di Mako Brimob Medan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, terkait dengan pekerjaan di Dusun VII, Desa Paya Rengas, dirinya mempersilahkan untuk melihat dokumen asli yang terdapat di aplikasi ULP atau pada panitia pengadaan barang dan jasa.

Terpisah, Ketua Umum /Koordinator Aksi DPD ALAMP AKSI Binjai-Langkat Andika Perdana mengatakan, merasa kecewa atas tidak adanya Plt Kadis Perkim Langkat pada saat dirinya bersama tim datang ke Kantor Perkim Langkat, Jumat (17/02/2023).

“Gak jadi aksi bang, kami hanya sekedar menyampaikan statement. Dikarenakan Plt. Kadis Perkim Kabupaten Langkat tidak di tempat. Dan, gak ada yang bisa memberikan klarifikasi terkait pernyataan sikap DPD ALAMP AKSI. Pernyataan sikap diterima Kabid Pengembang Perumahan dan Permukiman,” katanya via pesan WhatsApp.

Berikut petikan surat pernyataan sikap DPD ALAMP AKSI Binjai-Langkat yang diterima portibi.id via pesan What’s App.

Menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga negara dan melakukan kontrol sosial terhadap pemerintahan juga merupakan bagian dari hak warga negara yang baik. Kami yang tergabung dalam Dewan
Pengurus Daerah Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (DPD ALAMP AKSI) Binjai-Langkat pada saat ini tengah menyoroti Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat yang mana adanya dugaan oknum yang hadir atau menjadi saksi dalam OTT KPK RI pada Tahun 2022 lalu yang kita itu perannya sebagai Plt.Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR.

OTT KPK juga berawal adanya
dugaan fee proyek sebesar 15 persen yang berasal dari Dinas PUPR dan Dinas Pendidikan. Dalam penanganan proyek dipastikan akan melibatkan kadis terkait akan tetapi kedua Kadis tersebut tidak terlibat dalam OTT Tersebut. Kami juga sangat menyesalkan atas tindakan dari Plt. Bupati Langkat yang telah mengangkat oknum yang diduga hadir dalam OTT KPK tersebut menjadi Plt. Kadis Perkim Kabupaten Langkat.

Pantauan kami juga diperkuat dari Pembangunan Drainase di Dusun VII, Desa Paya Rengas, Kecamatan Hinai, yang dikerjakan pada Tahun 2022 akan tetapi menggunakan sumber anggaran RAPBD Tahun 2020.

Permasalahan tidak sampai disitu saja, bahwa adanya dugaan Sertifikat Badan Usaha (SBU) rekanan tersebut telah mati terhitung 23/9/2020. Berdasarkan hal tersebut di atas kami menerapkan mosi tidak percaya terhadap Pemkab Langkat jika
hal-hal tersebut tetap berlangsung. Kami juga berharap Pemkab Langkat berbenah menjadi kearah yang lebih baik lagi.

Kami gak mau Langkat lekat dengan citra buruknya tentang pejabat yang korup. Langkat ini Negeri bertuah yang harus terhindar dari perbuatan tercela. Kami DPD ALAMP AKSI Binjai-Langkat Meminta :

1. Agar Plt. Bupati Kab. Langkat untuk segera mencopot Plt. Kadis Perkim Kab. Langkat karena hadir dalam insiden OTT KPK RI di salah satu cafe di Binjai pada tahun 2022 Lalu.

2. Apabila Plt. Bupati Kabupaten Langkat tidak sanggup menjalankan amanah rakyat lebih baik mundur dari jabatannya.

(BP)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hati hati pak, mantan koruptor yang mainkan peran perpolitikan di Sumut dibelakang layar..

-Bolo: Bah sembunyi di dalam terang, sakitnya tak seberapa, malunya ini .

 

 

-Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..

-Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

 

-Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi

Jangan Pandang bulu pak, hajar…