Pemko Medan Terbuka Dukung Pengembangan Baseball dan Softball

 

MEDAN (Portibi DNP) : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan terbuka untuk mendukung pengembangan olahraga baseball dan softball.

Ia menegaskan fasilitas lapangan olahraga yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemko) Medan harus dimanfaatkan secara optimal untuk pemberdayaan masyarakat, termasuk generasi muda.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Perserikatan Baseball dan Softball Amatir Seluruh Indonesia (Perbasasi) di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Rabu (7/1/2026).

Dalam pertemuan itu, Rico didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan H. T. Chairuniza dan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Andi Yudhistira.

Audiensi tersebut dihadiri Ketua Perbasasi Sumatera Utara M. Faisal, Ketua Perbasasi Medan Hafiz, Pembina Edi Sahputra, Sekretaris Sonny, Ketua Organisasi Tohir, Wakil Ketua Teguh, serta Wakil Ketua Candra Duha.

Dalam audiensi itu, pihak Perbasasi menyampaikan harapannya agar Pemko Medan dapat memberikan dukungan berupa penyediaan lapangan latihan bagi atlet baseball dan softball.

Ketua Perbasasi Sumut M. Faisal menyebutkan, sejak lapangan baseball di kawasan Universitas Sumatera Utara (USU) tidak lagi dapat digunakan, para atlet mengalami kesulitan untuk berlatih secara optimal.

“Kami membutuhkan dukungan lapangan latihan. Apalagi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 sudah semakin dekat, sementara baseball dan softball merupakan cabang olahraga internasional yang juga dipertandingkan di SEA Games,” ujar Faisal.

Menanggapi hal tersebut, Rico mengatakan Pemko Medan akan terlebih dahulu mendata aset-aset yang dimiliki, kemudian mendiskusikannya bersama Dinas Pemuda dan Olahraga.

Ia menekankan penyediaan fasilitas olahraga harus sejalan dengan upaya meningkatkan partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda.

Dalam kesempatan itu, Rico yang didampingi Kadispora Kota Medan H. T. Chairuniza menawarkan sejumlah alternatif lokasi lapangan yang dapat dimanfaatkan, di antaranya lapangan di Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Medan Tuntungan.

Selain itu, area Taman Cadika juga dipertimbangkan sebagai lokasi multifungsi yang dapat digunakan sementara.

“Kita manfaatkan dulu fasilitas yang ada seadanya. Yang terpenting anak-anak muda bisa berlatih dan kegiatan olahraga terus berjalan,” sebut Rico Waas.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar