MEDAN (Portibi DNP) : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan Dr. H. Muslim Harahap MSP menyoroti pelayanan kesehatan yang belum maksimal.
Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan ini menilai, pelayanan kesehatan belum mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menilai, kondisi pelayanan kesehatan di Kota Medan masih memprihatinkan dan tertinggal dibandingkan daerah maupun negara.
“Kita miris melihat pelayanan kesehatan di Kota Medan, sementara masyarakat kita justru berbondong-bondong berobat ke luar negeri seperti Penang Malaysia karena pelayanannya dinilai lebih baik,” ujar Muslim Rabu (8/4/2026).
Selain itu, pelayanan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dinilai masih bersifat pasif, hanya menunggu pasien datang tanpa upaya preventif dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
“Petugas kesehatan masih cenderung menunggu pasien datang, belum aktif melakukan edukasi dan pencegahan penyakit di masyarakat,” tegasnya.
Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Medan juga menyoroti masih adanya keluhan penolakan pasien serta permintaan uang jaminan oleh pihak rumah sakit.
Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan semangat pelayanan kesehatan, terutama dalam pelaksanaan program Universal Health Coverage (UHC).
Ia juga mempertanyakan solusi Pemerintah Kota (Pemko) Medan terhadap peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dinonaktifkan oleh pemerintah pusat pada 2026.
Untuk itu ia meminta evaluasi menyeluruh serta pemberian sanksi tegas kepada rumah sakit yang tidak menjalankan kewajiban pelayanan kepada masyarakat.P06



















