Foto: Mulia Syahputra Nasution
MEDAN (Portibi DNP) : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan Mulia Syahputra Nasution mengatakan, masyarakat harus diedukasi agar dapat pemahaman syarat untuk mendapatkan bantuan sosial (Bansos).
Untuk itu dia minta agar Kepala Lingkungan (Kepling) peduli mendampingi warga mendaftar masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di kantor Lurah.
“Saat ini katanya, banyak masyarakat miskin yang tidak mendapat bantuan apapun dari pemerintah,” ujar Mulia Syahputra, Senin (29/1/2024).
Bahkan sebut Mulia, tidak sedikit masyarakat yang tidak tahu informasi soal ketentuan mendapat bantuan sosial
(Bansos), untuk itu, Kepling harus peduli sama warganya, sebab Kepling yang lebih tahu soal kondisi ekonomi warganya, ” ujar Mulia Syahputra.
Karena ketidaktahuan informasi tambah Mulia, dampaknya banyak warga miskin tidak mendapat bantuan dan sering bantuan tidak tepat sasaran. Akhirnya sering menimbulkan keributan karena terjadi kesenjangan sosial.
Pada kesempatan itu, Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tersebut mendorong warga agar proaktif dan kritis dan jangan ketinggalan.
“Bagi warga yang benar tidak mampu supaya melapor langsung ke kantor Lurah dengan membawa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pada Tanggal 15 sampai dengan 25 setiap bulannya. Disana akan di daftar masuk DTKS dan tentu melalui musyawarah Kelurahan,” ujar Mulia seraya menyebut masyarakat juga harus mengikuti prosedur.
Saat ini kata Mulia, Pemerintah Kota (Pemko) Medan sudah sangat peduli untuk membantu warga kurang mampu. Seperti program pendidikan untuk anak putus sekolah. Saat ini Pemko Medan sudah merekrut warga putus sekolah untuk sekolah kembali.
“Ada sekitar 1.357 orang warga yang putus sekolah dan disekolahkan kembali. Berikut dibantu Rp 1,5 juta pertahun. Jadi tidak ada lagi warga Medan yang putus sekolah,” terang Mulia.P06























