Asahan (Portibi DNP): Lurah Selawan bersama Tim dari Puskesmas Mutiara melaksanakan kegiatan monitoring kesehatan terhadap balita yang sebelumnya masuk dalam kategori stunting di wilayah Kelurahan Selawan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam rangka mendukung Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Asahan dalam Percepatan Penurunan Angka Stunting.
Dalam kegiatan tersebut, Lurah Selawan secara langsung menyerahkan bantuan kepada anak atas nama Cahaya, yang selama ini tercatat sebagai balita stunting. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian dan Kepedulian Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Kelurahan Selawan dalam mendukung pemenuhan gizi keluarga, terutama bagi anak-anak yang mengalami gangguan pertumbuhan.
Diketahui, Cahaya telah genap berusia 5 tahun pada tanggal 6 Agustus 2025, sehingga per tanggal 7 Agustus 2025, ia tidak lagi tercatat dalam kategori balita stunting, sesuai dengan ketentuan batas usia balita dalam program intervensi stunting.
“Alhamdulillah, hari ini kami bisa memastikan bahwa data balita stunting di Kelurahan Selawan telah mencapai angka nol, dengan perkembangan pertumbuhan balita atas nama cahaya, Ini adalah hasil kerja sama seluruh pihak, mulai dari kader posyandu, pihak puskesmas, hingga dukungan penuh dari masyarakat,” ujar Lurah Selawan.
Sebagai tambahan informasi stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Anak yang mengalami stunting memiliki tinggi badan di bawah standar usia, dan jika tidak ditangani dengan baik, dapat berdampak pada kecerdasan, kesehatan, serta produktivitas di masa depan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah dalam menjaga keberlanjutan pemantauan tumbuh kembang anak di Kelurahan Selawan agar setiap anak memiliki kesempatan untuk tumbuh sehat dan optimal. AR
















