Luar Biasa Meriah Seminar Anti Korupsi di Universitas Royal

 

Asahan (Portibi DNP): Universitas Royal (UNIROYAL) mengadakan Seminar Anti Korupsi dengan mengambil Tema ” Mengembangkan Budaya Anti Korupsi di Perguruan Tinggi dalam Rangka Mewujudkan Generasi yang Berintegritas ” yang bertempat di Aula kampus 2 (Dua) Univeristas Royal, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sabtu (14/06/2025).

Dalam Seminar Anti Korupsi tersebut turut menghadiri Narasumber dari Jaksa Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dr. Hendri Edison Sipahutar, SH, MH dan Surya Darma, SE, SH Ketua DPD Ikatan Advokat Indonesia Provinsi Sumatera Utara.

Sebelum seminar di mulai berbagai penampilan dari perwakilan Mahasiswa/Mahasiswi Universitas Royal menyanyikan salah satu lagu dari Ebiet G Ade, dan Persembahan Puisi yang dibawakan Khaidir salah satu mahasiswa Universitas Royal yang dipersembahkan kepada Narasumber, Rektor Universitas Royal dan Seluruh Civitas Universitas Royal dan peserta yang hadir dalam acara seminar tersebut.

Baca juga: Sekda Asahan Lepas Asahan Futsal Club Bertanding di Liga Futsal Nusantara

Dalam sambutannya Rektor Universitas Royal Wan Mariatul Kifti, SE, MM mengatakan bahwa Universitas Royal banyak mengadakan berbagai kegiatan dalam Rangka 1 Tahun Universitas Royal, Univerisitas Royal memiliki 7 Prodi, setiap ada kegiatan Universitas Royal akan mengadakan Mou dalam rangka peningkatan akreditasi semoga kedepannya Universitas Royal khususnya Fakultas Hukum bisa menjadi Fakultas terbaik, ikuti seminar ini dengan baik, semoga dengan diadakan seminar ini bisa menjadi motivasi kita semua khususnya kepada Mahasiswa/Mahasiswi Universitas Royal.

Ditempat yang bersamaan Dekan Fakultas Ekonomi/Hukum Universitas Royal Santoso, SE, MM mengatakan untuk Prodi Hukum Universitas Royal belum genap satu tahun akan tetapi banyak berbagai kegiatan yang dibuat oleh Prodi Hukum Universitas Royal, dan kepada Mahasiswa/Mahasiswi dapat mengambil ilmu dari acara seminar tersebut.

Untuk Pemateri Pertama Surya Darma,.SE, SH Ketua DPD Ikatan Advokat Indonesia Provinsi Sumater Utara mengatakan pendidikan korupsi itu harus dimulai sejak dini, korupsi itu bisa terjadi kurangnya iman, mental korup, dan integritas yang lemah, mengapa ada korupsi disebabkan oleh sistem hukum, sistem politik, sistem sosial, sistem budaya, sistem adminitrasi pemerintahan, bentuk-bentuk korupsi ada berbagai macam ada hadiah serta gratifikasi, salah satu contoh faktur pajak fiktif membeli barang hanya membeli kertasnya saja, tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya, sering dilakukan para wajib pajak nakal, untuk mengurangi pemabayaran pajak tersebut.

Untuk Pemateri Kedua dari Dr. Hendrik Edison Sipahutar, SH, MH Jaksa dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dengan Memahami dan mengenal Korupsi yang disampaikan di seminar Mahasiswa Univeristas Royal Kisaran dalam rangka peningkatan integritas dan pencegahan tindak pidana korupsi, berdasarkan indeks persepsi dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2022 indeks korupsi Indonesia semakin meningkat sasaran korupsi atau tingkat kecolongan hampir 30-40 % akibat dari korupsi, hampir 70 % berasal dari kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah, penyebab korupsi ada banyak faktor, ada faktor ekonomi, politik dan sosial budaya, oleh karena itu adalah moralitas, dengan pendekatan kultural untuk melahirkan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan korupsi, kesadaran menjadi sentral untuk membentuk pernyataan dan tekad bersama meninggalkan budaya korupsi, perbuatan korupsi harus dilawan, mahasiswa juga berperan sangat strategis dalam melawan korupsi, dengan menjaga integritas dan moral anti korupsi, ujar Hendrik Edison Sipahutar dalam pematerinya tersebut.

Setelah pemateri selesai memaparkan dilakukan sesi tanya jawab antara pemateri dengan Mahasiswa/Mahasiswi Universitas Royal.

Turut hadir dalam acara seminar tersebut Rektor Universitas Royal Wan Mariatul Kifti, SE, MM, Wakil Rektor 2 yaitu Rohminatin SE M.Ak, Wakil Rektor 3 yaitu Nuriadi Manurung M.Kom, Dekan Fakultas Ekonomi dan Hukum Santoso SE MM, Ka. Prodi Hukum Ari Dermawan SH MH, Ikadin Asahan, serta Mahasiswa/Mahasiswi Universitas Royal yang turut serta menghadiri acara.AR

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pakย  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar