Lantik Tiga Pj Kepala Daerah, Pj Gubernur Sumut Sebut Pelantikan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

FOTO: Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin melantik tiga Pj Kepala Daerah di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Rabu (19/6). Yaitu Heri Wahyudi sebagai Pj Bupati Batubara, Ardan Noor sebagai Pj Bupati Padanglawas, dan Timur Tumanggor sebagai Pj Walikota Padangsidimpuan. Juga dilakukan pelantikan Febriani Heri Wahyudi sebagai Pj Ketua TP PKK Batubara dan Boya Timur Tumanggor sebagai Pj Ketua TP PKK Padangsidimpuan oleh Pj Ketua TP PKK Sumut Dessy Hassanudin. (DISKOMINFO SUMUT)

 

MEDAN(Portibi DNP): Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin melantik tiga Pj Kepala Daerah di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Rabu (19/6). Yaitu Heri Wahyudi sebagai Pj Bupati Batubara, Ardan Noor sebagai Pj Bupati Padanglawas, dan Timur Tumanggor sebagai Pj Walikota Padangsidimpuan.

 

Pj Gubernur Hassanudin menyampaikan, pelantikan ketiga Pj Kepala Daerah tersebut berdasarkan kebutuhan masyarakat. Ia pun percaya, ketiganya mampu melanjutkan roda pemerintahan, serta melakukan inovasi dalam rangka kesejahteraan rakyat.

 

“Tiga Pj Kepala Dareah yang dilantik ini, akan mampu melanjutkan dan meningkatkan inovasi pemerintahan dalam rangka kesejahteraan rakyat,” kata Hassanudin usai pelantikan.

 

Dalam sambutannya, Hassanudin juga mengingatkan banyak hal pada para Pj Kepala Daerah yang baru dilantik itu. Pertama, tentang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan kualitas pelayanan publik. Hal tersebut akan berdampak pada peningkatan partisipasi politik dan iklim politik yang kondusif, dan begitu pula sebaliknya.

 

Untuk itu, daerah perlu dijaga kondusvitasnya. “Penguatan partisipasi masyarakat yang bertanggungjawab dan tidak anarkis dapat menciptakan daerah yang amah investor sehingga dapat mendorong percepatan perbaikan kualitas pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Hassanudin.

 

Selanjutnya, Hassanudin mengingatkan mengenai stunting. Pemerintah Pusat menargetkan tahun 2024 angka stunting turun menjadi 14%. Untuk itu, koordinasi dan sinergi seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten/Kota perlu ditingkatkan dalam mengambil langkah-langkah strategis.

 

“Adapun langkah strategis yang mesti dilakukan antara lain, dukungan arah kebijakan dan anggaran untuk perbaikan pola asuh dan lingkungan, penanganan kurang gizi dan anemia, tepat sasaran kepada ibu dan anak,” ujar Hassanudin.

 

Hassanudin juga tidak lupa mengingatkan para kepala daerah untuk mempersiapkan penyelenggraan Pilkada serentak, yang akan diselenggarakan pada 27 November 2024. Menurutnya, proses demokrasi yang baik akan mempercepat terwujudnya masyarakat madani atau civil society.

 

Tidak sampai di situ, Hassanudin juga mengingatkan arahan Presiden mengenai beberapa hal. Di antaranya mengendalikan inflasi dengan menjaga stabilitas harga, alokasi anggaran untuk stimulus ekonomi, dan mewaspadai dampak fenomena iklim.

 

Selanjutnya, menyederhanakan prosedur dan tata kelola perizinan bagi investor, memberi dukungan pada KPUD dan Bawaslu, dan mengantisipasi gejolak politik sekecil apapun. Serta terus mendukung program piroritas pemerintah, seperti penurunan kemiskinan ekstrem dan hilirisasi industri.

 

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan pelantikan Febriani Heri Wahyudi sebagai Pj Ketua TP PKK Batubara dan Boya Timur Tumanggor sebagai Pj Ketua TP PKK Padangsidimpuan oleh Pj Ketua TP PKK Sumut Dessy Hassanudin.

 

Pada kesempatan tersebut, Dessy meminta para Pj Ketua TP PKK yang baru dilantik untuk segera melakukan konsolidasi dengan pengurus provinsi maupun kabupaten/kota. Juga mengingatkan untuk melakukan revitalisasi Posyandu dalam rangka penurunan stunting di daerah.

 

Turut hadir pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Sumut Sutarto, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Arief S Trinugroho, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Yunus Tanjung, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Harianto Butar-butar. **

 

 

 

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hati hati pak, mantan koruptor yang mainkan peran perpolitikan di Sumut dibelakang layar..

-Bolo: Bah sembunyi di dalam terang, sakitnya tak seberapa, malunya ini .

 

 

-Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..

-Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

 

-Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi

Jangan Pandang bulu pak, hajar…