MEDAN (Portibi DNP) : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengelar debat publik pertama calon gubernur-wakil gubernur la Sumut pada pemilihan tahun 2024 di Hotel Grand Marcure Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Rabu (30/19/2024) malam
Debat publik yang dipandu moderator Gina Febriona dan Dedi Suyanda, SH, MKn ini, mengusung thema “Pelayanan Publik dan Kesejahteraan Masyarakat”
Selain itu ada sembilan panelis
baik itu baik dari kalangan profesional, akademisi, dan tokoh masyarakat seperti, Dr Nispul Khair, Dr Hatta Ridho, Dadang Darmawan Pasaribu, Prof Hisarma Saragih, Mahmul Siregar, Moammar Andar Roemare Siregar, Prof Hasan Sazali, Assoc Prof Mujahiddin dan Zakaria Siregar.
Hadir juga dalam debat publik pertama tersebut antara lain, Komisioner KPU Sumut, Sitori Mendrofa, Raja Ahab Damanik, Kotaris Banurea, Robby Efendy, El Suhaimi, Frendianus Joni Rahmat Zebua, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumut.
Para kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yakni Paslon nomor urut 1 Muhammad Bobby Afif Nasution – H.Surya dan paslon nomor urut 2 Edi Rahmayadi-Hasan Basri Sinaga.
Sejumlah anggota Dewan Pimpinan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Pemilihan Sumut, Sejumlah pengurus dan anggota Partai Politik (Parpol) pengusung serta masa pendukung dari kedua paslon gubernur dan wakil gubernur pemilihan 2024,
serta undangan lainnya.
Ketua KPU Sumut Agus Arifin dalam sambutannya mengatakan, debat publik calon gubernur dan wakil gubernur Sumut ini adalah bagian dari kampanye yang juga merupakan pendidikan politik masyarakat.
“Semoga dengan adanya debat publik ini partisipasi masyarakat dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumut tahun 2024 ini meningkat,” kata Agus Arifin.
Agus Arifin menyampaikan pihaknya telah berusaha memaksimalkan agar kegiatan tersebut dapat berjalan aman kondusif dan riang gembira.
Dengan digelarnya debat publik ini dia berharap kepada sekitar 10,7 juta pemilih di Sumut berkesempatan mengenali paslon dengan maksimal.
Karena dalam debat publik ke dua paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut nomor urut 1 Bobby – Surya, serta Paslon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 2 Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala akan memaparkan ide dan gagasan berbagai hal pembangunan di Sumit lima tahun ke depan.
“Debat publik ini merupakan bagian dari pendidikan politik dan referensi bagi Pilkada 27 Nopember 2024 nanti. Begitu juga dengan tingkat partisipasi warga yang memberikan hak suaranya dipastikan meningkat,” ujar Agus.
Untuk itu, Agus berharap pelaksanaan debat publik ini dapat dukungan dan bantuan semua pihak. Sehingga debat publik yang ke 2 pada 6 Nopember dan debat yang ke 3 pada 13 Nopember 2024 dapat berlangsung dengan baik dan bermafaat, imbuh Agus Arifin.
Sementara itu, paslon guberbur dan wakil gubernur Sumut nomor urut 1 Muhammad Bobby Afif Nasution – H. Surya diberi kesempatan pertama menyampaikan program-programnya dalam debat publik tersebut.
Menurut Bobby masyarakat Sumut sangat membutuhkan akses kesehatan, hal itu diketahuinya saat melakukan kampenye di sejumlah kabupaten/kota di Sumut, dimana banyak masyarakat yang mengeluh tentang akses kesehatan.
Begitu juga dengan masyarakat petani, nelayan dan ibu-ibu rumah tangga yang mengeluh karena anaknya yang duduk di bangku SMA dan SMK mengalami kutipan-kutipan, ini jelas sangat meresahkan,” kata Bobby.
Untuk itu jika diberi amanah menjadi pemimpin di Sumut, dalam kurun waktu dua sampai tiga tahun Bobby – Surya akan memastikan tidak akan ada lagi kutipan-kutipan bagi yang
Pendidikan baik tangkat SMA, SMK dan sederajat.
“Dalam kurun dua sampai tiga tahun masyakat Sumut akan mudah mendapatkan aksen kesehatan hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP),”ungkap Bobby.
Sementara itu calon Wakil Gubernur nomor urut 1 H.Surya memaparkan, jika dirinya bersama Bobby Nasution terpilih menjadi pemimpin di Sumut akan mempermudah masyarakat untuk mendapatkan bantuan bahan pokok.
Sedangkan paslon gubernur dan wakil gubernur Sumut nomor urut 2 Edi Rahmayadi – Hasan Basri Sagala akan meneruskan program yang belum terselesaikan.
Edi Ramayadi yang merupakan calon gubernur Sumut patahana itu mengungkapkan jika kembali terpilih menjadi gubernur Sumut, berjanji akan membangun desa dan menata kota.P06



















