MEDAN (Portibi DNP) : Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan Edwin Sugesti Nasution SE, MM secara tegas minta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan menindak tegas kepada semua yang terbukti melanggar peraturan, seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PGB).
Hal ini ditegaskan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Medan ini dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang rapat Komisi IV lantai III gedung dewan Jalan Kapten Maulana Lubis Medan Senin (8/7/2024).
Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Medan Haris Kelana Damanik ini, terkait permasalahan PGB ini juga dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD)
“PBG merupakan sebuah aturan yang harus dijalankan, jika ada masyarakat maupun oknum yang terbukti menyalahi aturan harus ditindak tegas,” kata Edwin.
OPD terkait yang menangani masalah PBG ini harus dapat menjalankan peraturan.”Tegakkan Perda Kota Medan tentang PBG sebagaimana mestinya,”tandas Edwin.
Rapat ini sendiri dihadiri sejumlah OPD terkait antara lain, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang Kota Medan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Medan.
Selanjutnya Dinas Pemadam Kebakaran dan Pamong Praja Kota Medan, Kecamatan Medan Johor, Kelurahan Titi Kuning Kecamatan Medan Johor, .
Kecamatan Medan Petisah, Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah, Kecamatan Medan Denai, Kelurahan Tegal Sari Mandala III Kecamatan Medan Denai, Kecamatan Medan Tembung, Kelurahan Sidorejo Kecamatan Medan Tembung.
Dalam rapat ini, Haris Kelana Damanik, menghimbau kepada OPD terkait pentingnya kolaborasi antara OPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam menerapkan aturan terutama menyangkut PBG.
Seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta PT. PLN agar memantau perumahan warga, bangunan ruko, dan bangunan-bangunan tua yang wajib mempunyai lorong kebakaran yang berfungsi sebagai jalur evakuasi dan instalasi listrik yang tidak beraturan.
“Mengingat kebakaran yang banyak terjadi di Kota Medan ini disebabkan oleh arus pendek listrik,” kata Haris Kelana Damanik.P06
















