MEDAN (Portibi DNP) : Kebijakan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas agar seluruh lingkungan di Kota Medan memiliki Bank Sampah Plastik merupakan langkah awal yang baik.
Hal ini guna mendorong seluruh perangkat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan agar lebih serius dalam menyelesaikan masalah persampahan.
“Saya fikir ini sebagai langkah awal, kebijakan untuk meminta dibangunnya Bank Sampah di setiap lingkungan sudah cukup tepat. Karena kalau tidak, masalah sampah ini tak akan pernah selesai,” ucap anggota Komisi IV DPRD Medan Lailatul Badri, Jumat (19/12/2025).
Politisi PKB yang akrab disapa Laila itu menilai, kebijakan Wali Kota Medan, yang meminta setiap lingkungan untuk memiliki Bank Sampah Plastik pada Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Kota Medan 2025 yang lalu tidak akan berdampak apapun, bila tidak segera direalisasikan oleh seluruh perangkat terkait di lingkungan Pemko Medan.
“Sekarang waktunya perangkat di Pemko Medan itu bekerja dengan serius terkait masalah sampah. Buktikan, kita mau lihat di tahun depan (2026), benar tidak 2.001 lingkungan di Kota Medan punya Bank Sampah Plastik,”ujarnya.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH), kecamatan dan kelurahan harus bekerja keras. Jangan hanya karena Peringatan Hari Lingkungan Hidup saja semua sibuk dengan isu sampah, setelah itu lupa, tidak ada aksi apapun
Ditegaskan Laila, saat ini jumlah Bank Sampah di Kota Medan terbilang sangat minim dan masih sangat jauh dari kebutuhan yang seharusnya.
“Saat ini, jangankan lingkungan, kelurahan yang tidak punya Bank Sampah saja masih banyak,” ungkapnya.
Menurutnya, jumlah Bank Sampah yang aktif di Kota Medan hanya puluhan. Sementara kita tahu Kota Medan punya 2.001 lingkungan, artinya Kota Medan harus punya 2.001 Bank Sampah.
Lailatul Badri berharap agar Peringatan Hari Lingkungan Hidup yang digelar Pemko Medan pada 16 Desember 2025 lalu tidak hanya menjadi kegiatan seremoni.
Setiap perangkat terkait di Pemko Medan dapat menjadikan momentum tersebut sebagai langkah awal dalam membenahi sistem Pengelolaan Persampahan di Kota Medan.
“Kita minta ini tidak hanya sekadar wacana. Setiap perangkat di Pemko Medan harus segera merealisasikannya, kami di DPRD Kota Medan akan terus mendorong dan melakukan pengawasan terhadap kebijakan ini,” tutupnya.P06
















