Kata Kepala SDN 050579 Pungai, Bukan Inspektorat yang Mengaudit, Melainkan Eksfektorat

Foto : SDN 050579 Pungai/ net

LANGKAT (Portibi DNP) : Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 050579 Pungai, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Ahmad, belum bisa memberi keterangan mengenai perincian penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2022.

Ia beralasan, tidak bisa memberi keterangan lantaran Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) asli dibawa oleh pihak Eksfektorat.

“Kalau rinciannya banyak di LPJ. Pada waktu itu, LPJ asli dibawa oleh pihak Eksfektorat dalam waktu beberapa hari di periksa,” katanya, kepada wartawan, lewat pesan WhatsApp, Sabtu (09/12/2023).

Menurutnya, yang melakukan audit bukan pihak Inspektorat, melainkan pihak Eksfektorat.

“Yang mengaudit Eksfektorat, datang ke sekolah mengecek belanja modal yang utama, baru yang lainnya. Sampai 3 hari datang,” ungkapnya.

Masih menurutnya, kalau sudah di audit sama Eksfektorat, jika tidak ada kesalahan atau temuan, tidak lagi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) turun.

Ia mengaku, memang masih ada sisa sebesar Rp110.084. “Itu disilfakan di Tahun 2023, sisa dari pembayaran listrik. Tapi, untuk tahun depan sudah diganti token,” katanya lagi.

Ia menjelasakan bahwa, tahun ini BPK dan Irjen turun ke sekolah yang lain di Kecamatan Binjai.

“Kami semuanya udah sesuai, karena pajak sudah dibayar. Barang aset semua tersedia,” ngakunya.

Sementara, berdasarkan data yang dihimpun, pada Tahun 2022 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 050579 Pungai, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), diketahui mendapat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp218.080.000, dengan saldo awal Tahun 2022 sebesar Rp0.

Dana BOS itu lalu digunakan untuk belanja pegawai sebesar Rp64.800.000, belanja barang dan jasa sebesar Rp81.825.916, belanja modal peralatan dan mesin sebesar Rp30.670.000, belanja aset tetap dan lainnya sebesar Rp40.674.000, dengan total realiasasi sebesar Rp217.969.916 dan saldo akhir sebesar Rp110.084. (BP)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hati hati pak, mantan koruptor yang mainkan peran perpolitikan di Sumut dibelakang layar..

-Bolo: Bah sembunyi di dalam terang, sakitnya tak seberapa, malunya ini .

 

 

-Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..

-Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

 

-Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi

Jangan Pandang bulu pak, hajar…