Kasus Dugaan ‘Mark Up’ Anggaran Dinas Pendidikan TA 2024 Resmi dilaporkan Ke Kejari Nias Selatan

 

Nias Selatan (Portibi DNP): Kasus Dugaan tindak pidana korupsi di Dinas pendidikan kabupaten Nias Selatan Resmi di laporkan oleh salah seorang pemerhati Dunia pendidikan kabupaten Nias Selatan Ikhtiar Wau (59 tahun) senin, 25/08 di terima oleh staf pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) atas nama Dewi Telaumbanua.

Laporan Dugaan tindak pidana terkait mark up anggaran ini dilaporkan berdasarkan hasil analisa rasional anggaran yang tidak masuk akal dengan anggaran Rp. 2.757.312.785.51 dengan Nomenklatur pembangunan & Rehabilitasi Gedung SD Negeri No.071207 Laowi kecamatan Somambawa kabupaten Nias selatan yang bersumber dari dana DAK 2024.

Menurut pelapor Ikhtiar Wau dugaan tindak pidana korupsi ini terencana, tersistematis & massive yang di duga melibatkan kepala Dinas, PPK, Kasubag program,konsultan perencanaan dan konsultan pengawas serta pihak Tim PHO.

Mantan ketua DPRD Nias Selatan Sidi Adil Harita,S.Sos.,M.A saat dimintai tanggapan nya terkait laporan dugaan tindak korupsi ini mengatakan, pada Dasarnya Saya sebagai tokoh masyarakat Nias Selatan mendukung sepenuh nya pihak kejaksaan Negeri Nias Selatan dalam mengungkap tuntas kasus korupsi di kabupaten Nias Selatan yang sudah KRONIS dan menggurita.

” oleh karenanya di harapkan pak kajari yang baru bapak EDMON NOVVERY Purba.SH., MH untuk tidak ragu ragu dalam memberantas praktek korupsi di Bumi Nias selatan”, tandas Pak Adil dengan Nada optimis.

Sementara kadis pendidikan kabupaten Nias selatan ibu Nurhayati Telaumbanua yg di hubungi Via ponsel seluler nya Senin,25/08 mengatakan, bahwa kasus itu belum saya ketahui secara Detail dan Datanya juga tidak saya ketahui dengan jelas Karena saya kagi berada di luar Daerah (Dinas luar).” Silahkan di konfirmasi di kantor karena saya akan memanggil pejabat pembuat komitmen (PPK) dan bidang yg membidangi,” ujar Ibu Telaumbanua. (RDH)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar