Iswanda Ramli Dorong Pemko Medan Tambah Kuota Penerima Bansos 

 

MEDAN (Portibi DNP) : Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan H. Iswanda Ramli SE mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Medan menambah kuota penerima bantuan sosial (Bansos) bagi warga miskin kota Medan.

Sebab sampai hari ini kata Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan tersebut, pihaknya kerap mendapat keluhan masyarakat yang tidak pernah mendapat bansos.

“Sampai hari ini saya masih sering mendapat keluhan dari masyarakat yang tidak mendapat bansos seperti program keluarga harapan (PKH), bantuan lanjut usia (Lansia) dan lainnya,”ujar Iswanda Ramli Senin (2/3/2026).

Bahkan saat sosialisasi peraturan daerah (Sosperda) maupun reses, pertanyaan tidak pernah mendapat PKH selalu muncul dari masyarakat.

Ini menunjukkan betapa masih banyaknya masyarakat kota Medan yang benar-benar susah dan layak mendapat PKH, tapi justeru tidak pernah mendapatkannya.

Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) V Kota Medan, meliputi Kecamatan Medan Sunggal, Medan Tuntungan, Medan Johor, Medan Maimun, Medan Polonia dan Medan Selayang yang akrab di sapa Nanda ini pun mendorong Pemko Medan memikirkannya.

Ini harus menjadi perhatian serius Pemko Medan, bahwa tidak sedikit warga miskin kota Medan tidak mendapat PKH, imbuh Nanda.

“Untuk itu, kita mendorong agar kuota bansos untuk warga miskin Kota Medan dapat ditambah,” ungkap Nanda.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Medan ini menekankan Pemko Medan harus melakukan penambahan kuota penerima bansos ini.

Hal ini agar ada pemerataan bagi masyarakat penerima bansos di Kota Medan. Dimana yang selama ini tidak pernah mendapat PKH bisa mendapatkannya.

Meskipun aku Nanda, bansos ini merupakan program pemerintah pusat melalui Kementrian Sosial (Kemensos), namun paling tidak ada upaya-upaya yang dilakukan Pemko Medan terhadap warganya.

Demikian juga dengan bantuan untuk lansia, dimana sampai hari ini banyak lansia di Kota Medan tidak pernah mendapat bantuan.

“Untuk itu diminta agar Pemko Medan melalui Dinas Sosial melakukan pendataan ulang, sehingga para lansia ini juga mendapatkan hak-haknya,” tukas Nanda seraya menambahkan pendistribusiannya juga tepat sasaran

Kedepan kata Nanda, pihaknya tidak ingin lagi ada warga mampu yang namun tetap mendapatkan bansos, sementara masih banyak warga miskin justeru tidak mendapatnya.

“Kita tidak ingin ada lagi warga mampu mendapat PKH, sementara yang benar-benar tidak mampu justeru jadi penonton,”imbuh Nanda.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar