IKM Pengolahan Gambir Kabupaten Pesisir Provinsi Sumut Study Banding Ke Kabupaten Pakpak Bharat

PAKPAK BHARAT(Portibi DNP): Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Pengolahan Gambir Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan lapangan (Studi Banding) ke Sentra IKM Pengolahan Gambir di Kabupaten Pakpak Bharat. Rabu,(5/11/2025) Study Banding ini dilakukan untuk melihat langsung proses dan produk  pegolahan gambir di Kabupaten Pakpak Bharat.
Kami melihat sistim pengolahan gambir di sini (Pakpak Bharat) cukup bagus, kwalitas gambir yang dihasilkan lebih baik dan lebih diterima di pasar. Ini mau kami contoh, ucap Andri Ferdiansyah, perwakilan Dinas Perdagangan dan Transmigrasi Kabupaten Pesisir Selatan yang memimpin rombongan.
Selanjutnya rombongan Sentra IKM Pengolahan Gambir Kabupaten Pesisir Selatan mengunjungi rumah produksi pengolahan gambir milik Soleh Hasibuan di Desa Aornakan II, Kecamatan Pergetteng-Getteng Sengkut,Kabupaten Pakpak Bharat, dimana produk berupa ekstrak gambir dijual dalam bentuk bijian (bulat) dengan harga berkisar Rp. 3500 – Rp. 5.500/ biji tergantung ukurannya. Berbeda dengan produk yang dihasilkan oleh Sentra IKM dari Kabupaten Pesisir Selatan, ekstrak gambir dijual hanya dalam bentuk kiloan.
Di lanjutkan mengunjungi rumah produksi pembuatan minuman herbal teh gambir dan bubuk katekin gambir milik Benar Bancin di Desa Kuta Tinggi, kecamatan Salak. Adapun bubuk katekin gambir yang dihasilkan mampu dijual hingga harga 300 ribu/kg. Di tempat ini rombongan juga disuguhi  minuman herbal daun gambir yang merupakan salah satu produk olahan gambir IKM Pakpak Bharat.
Pertemuan perdana ini juga merupakan ajang silaturahmi bagi sesama penggiat dan pengolahan gambir dari kedua Kabupaten antar provinsi yang diharapkan kedepannya dapat saling memberi informasi dalam rangka pengembangan produk olahan gambir yang tentunya untuk meningkatkan kesejahteraan IKM Pengolah Gambir, jelas Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Pakpak Bharat, Sumantri Bancin.
Pertemuan diisi dengan diskusi seputar pengolahan gambir meliputi proses produksi, standarisasi produk, fluktuasi harga dan peluang pemasaran serta potensi kerjasama yang dapat dilakukan kedua belah pihak.ST

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar