MEDAN (Portibi DNP) : Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Medan Hasyim SE menyoroti minimnya anggaran pembinaan olahraga yang dialokasikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Medan.
Ia pun berharap Wali Kota Medan Rico Putra Tri Bayu Waas agar bisa meningkatkan anggaran KONI Medan, sehingga prestasi olahraga dapat lebih meningkat
Hal ini diungkap Hasyim saat menerima audensi Pengurus KONI Kota Medan di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Medan di Jalan Asrama, Teladan Barat, Kamis (26/2/2026).
Audiensi tersebut dipimpin langsung Ketua Umum KONI Medan Aswindy Fachrizal, didampingi Sekretaris Umum Helty Susilo, Wakil Ketua Umum I Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) Suharjo.
Wakil Ketua Umum II Bidang Organisasi Halomoan Samosir, Wakil Bendahara IV Siegfried, serta jajaran pengurus lainnya.
Sementara dari pihak PDI Perjuangan Medan, Ketua DPC PDI Perjuangan Medan Hasyim SE, didampingi sejumlah anggota Fraksi PDI Perjuangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan seperti Paul Mei Anton Simanjuntak, Agus Setiawan, Jusup Gingting Suka, Lily.
Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Medan Puad Akbar, Wakil Ketua Bidang Hukum & Advokasi, Gerald Siahaan, Wakil Ketua Bidang Keagamaan, Fitriani Manurung serta pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Medan lainnya.
Dalam pertemuan tersebut, isu utama yang dibahas adalah minimnya anggaran pembinaan olahraga untuk KONI Medan pada tahun 2026.
Hasyim, mengungkapkan pihaknya telah menyerap berbagai aspirasi dari KONI terkait keterbatasan dana yang dinilai belum sebanding dengan beban pembinaan cabang olahraga (cabor).
“Kami sudah banyak menyerap aspirasi dari KONI Medan terkait penganggaran yang sangat minim. Dulu belasan miliar, sekarang sekitar Rp3 miliar, sementara jumlah cabor ada 56 dan ke depan akan bertambah menjadi 61. Ini tentu sangat minim untuk membiayai pembinaan,” kata Hasyim.
Menurut Hasyim, dengan anggaran yang terbatas, akan sulit bagi KONI Medan untuk menjalankan program pembinaan secara optimal dan meraih prestasi yang diharapkan.
“Bagaimana pembinaan bisa maksimal kalau anggarannya sangat minim? Untuk mencapai prestasi olahraga tentu butuh dukungan dana yang memadai,” tegasnya.
Hasyim menyebut, PDI Perjuangan memiliki perpanjangan tangan melalui Fraksi di DPRD Kota Medan yang dapat mendorong kebijakan penganggaran agar lebih berpihak pada kemajuan olahraga.
“Kami berharap ada upaya dari fraksi untuk mendorong Wali Kota agar bisa meningkatkan anggaran KONI Medan, termasuk melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Medan tahun 2026, Kami akan upayakan yang terbaik supaya olahraga di Medan bisa berprestasi,”ungkap Hasyim.
Ia juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap atlet berprestasi. Menurutnya, banyak atlet Kota Medan yang telah mengharumkan nama daerah namun belum mendapatkan apresiasi yang layak.
“Kalau atlet berprestasi tentu perlu diberikan apresiasi. Banyak atlet kita kurang perhatian, ini harus kita pikirkan bersama demi kemajuan olahraga di Kota Medan,” tambahnya.
Selain mendorong dukungan dari pemerintah kota, PDI Perjuangan Kota Medan juga mengusulkan agar KONI melakukan terobosan dengan menggandeng para pemangku kepentingan.
Termasuk Badan Usaha Millik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), untuk memperoleh dukungan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
“Perlu juga terobosan untuk mendapatkan dukungan stakeholder seperti BUMN dan BUMD. Kita harap ada upaya menggandeng perusahaan agar bisa membantu pembinaan olahraga melalui CSR,” ujar Hasyim yang juga anggota DPRD Sumut tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum KONI Medan Aswindy Fachrizal menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PDI Perjuangan Medan, khususnya melalui Fraksi di DPRD Medan.
“Kami berterima kasih atas dukungan Fraksi dan Ketua PDI Perjuangan DPRD Medan, Bapak Hasyim. Harapan kami tentu ada penambahan anggaran, karena prestasi tidak bisa dicapai tanpa dukungan dana yang memadai,” ujarnya.
Aswindy menegaskan, meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran, KONI Medan tetap berkomitmen memaksimalkan pembinaan atlet di berbagai cabor. Ia juga optimistis Kota Medan mampu kembali menorehkan prestasi gemilang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) mendatang.
“Kami optimistis di Porprovsu nanti Medan bisa kembali menjadi juara umum. Tapi tentu itu harus didukung dengan kebijakan anggaran yang berpihak pada pembinaan,” pungkasnya.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara KONI Medan dan unsur legislatif dalam mendorong kemajuan olahraga. Sekaligus memastikan para atlet mendapatkan dukungan yang layak demi mengharumkan nama Kota Medan di berbagai ajang kompetisi.P06




















