Asahan (Portibi DNP): Dalam rangka mendukung Asta Cita Presiden RI Prabowo untuk memenuhi target Swasembada Pangan Nasional khususnya Beras Kodim 0208 Asahan melakukan Gerakan Ketahanan pangan tanam Padi GOGO beserta Forkopimda Kabupaten Asahan, Batu Bara dan Kodya Tanjung Balai di Lapangan Kodim 0208 Asahan atau di Eks HGU PT. BSP Tbk Rabu (26/11/2025).
Sekedar informasi Kelebihan padi GOGO adalah kemampuannya tumbuh di lahan kering tanpa irigasi khusus, tahan kekeringan, dan lebih tahan terhadap hama penyakit tertentu seperti wereng batang cokelat dan penyakit blas.
Padi ini juga dapat dimanfaatkan untuk sistem tumpang sari, mempercepat masa panen, dan berpotensi menjadi solusi ramah lingkungan karena penggunaan air dan pestisida yang lebih sedikit.
Keunggulan utama padi gogo adalah
1. Tidak memerlukan irigasi: Ditumbuhkan di lahan tadah hujan, padi gogo tidak membutuhkan sistem irigasi yang rumit dan boros air.
2. Tahan kekeringan: Varietas padi gogo umumnya dikembangkan agar tahan tumbuh meskipun ketersediaan air minim, sehingga cocok untuk daerah dengan curah hujan rendah.
3. Adaptasi lahan luas: Dapat ditanam di lahan kering, seperti ladang dan daerah pegunungan, termasuk tanah yang sebelumnya dianggap kurang produktif.
4. Tahan terhadap hama dan penyakit: Beberapa varietas memiliki ketahanan terhadap hama seperti wereng batang cokelat dan penyakit blas, sehingga mengurangi kebutuhan pestisida.
5. Sistem tumpang sari: Bisa ditanam bersamaan dengan tanaman lain seperti jagung atau palawija, yang dapat meningkatkan efisiensi lahan dan pendapatan petani.
6. Masa panen lebih cepat: Beberapa varietas memiliki masa pertumbuhan yang lebih singkat (sekitar 3–4 bulan), memungkinkan petani panen lebih sering.
7. Ramah lingkungan: Budidayanya cenderung lebih ramah lingkungan karena minim kebutuhan air dan potensi penggunaan pupuk organik, serta membantu konservasi tanah.
Dalam sambutannya General Manager (GM) Wilayah Sumut 1 PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk Ahmad Nelson Samosir mengatakan gerakan ketahanan pangan tanam Padi Gogo yang dilaksanakan Kodim 0208 Asahan bersama Forkopimda Kabupaten Asahan, Batu Bara dan Tanjung Balai sebuah kehormatan bagi kami untuk dapat hadir menjadi bagian dari inisiatif mulia ini, Ketahanan pangan bagi saya bukan soal beras atau tidak akan tetapi ini adalah harga diri kita sebagai bangsa, melihat tantangan global yang semakin berat, apabila dengan cuaca yang tidak menentu, gerakan menanam Padi Gogo merupakan langkah cerdas, dengan memanfaatkan lahan yang ada, sekaligus membuat pertanian kita semakin beragam dan tangguh, kami dari PT. BSP Tbk memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kodim 0208/Asahan dan seluruh jajaran Forkopimda yang telah menginisiasi dan menggerakkan kegiatan yang luar biasa ini, sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah dan seluruh komponen masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam mencapai target ketahanan pangan, kolaborasi ini membuktikan bahwa dengan semangat gotong royong tidak ada tantangan yang terlalu besar untuk kita hadapi, kami dari PT. BSP Tbk berkomitmen penuh dan mendukung program ketahanan pangan, dan kami percaya bahwa investasi pada sektor pertanian dan pemberdayaan petani adalah investasi bagi masa depan kita bersama, ujar GM Wilayah 1 PT. BSP Tbk Ahmad Nelson Samosir.
Ditempat yang sama Dandim 0208 Asahan Letkol Inf. Edy Syahputra, S.H., M.I.P. mengatakan dalam rangka meningkatkan Ketahanan pangan serta mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kami dari Kodim 0208 Asahan sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Asahan, kepada PT. BSP yang telah memberikan dukungan, TNI bukan saja aktif dalam Keamanan dan Kedaulatan RI akan tetapi juga aktif dalam sektor pangan, kegiatan ini menjadi semangat dalam mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan pangan, dan PT. BSP telah menyiapkan 10 Ha untuk penanaman Padi Gogo, dan ketahanan pangan harus ada di tiap desa guna mendukung ketahanan pangan secara nasional, ujar Dandim 0208/Asahan.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin S.Sos, M.Si dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kabupaten Asahan sangat mendukung program ketahanan pangan yang di gagas Dandim 0208/Asahan mudah-mudahan dengan penanaman Padi Gogo ini mendapatkan hasil yang baik dan kita kolaborasi dengan PT. BSP Tbk apapun yang dibuat Kodim 0208/Asahan adalah untuk masyarakat, apresiasi setinggi-tingginya kepada Dandim 0208/Asahan atas penanaman Padi Gogo ini, mudah-mudahan masyarakat ikut juga dalam penanaman Padi Gogo tersebut,
kebutuhan masyarakat Asahan sekitar 64 Ribu ton beras, mudah-mudahan Asahan bisa surplus beras yang bisa mencukupi untuk di Kabupaten Asahan dan juga untuk kabupaten yang lain, dan kita juga berharap mudah-mudahan tanaman Padi Gogo ini berhasil dengan baik dan bisa mencukupi padi atau beras yang ada di Kabupaten Asahan, ujar Bupati Asahan.
Acara dilanjutkan dengan Penanaman Padi Gogo secara simbolis oleh Dandim 0208/Asahan, Bupati Asahan, General Manager (GM) Wilayah 1 PT. Bakrie Sumatera Plantations Tbk Bersama Forkopimda Kabupaten Asahan, Kabupaten Batu Bara dan Kodya Tanjung Balai di Eks HGU PT. BSP Tbk.
Turut hadir dalam acara tersebut Dandim 0208 Asahan Letkol Inf. Edy Syahputra, S.H., M.I.P, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos,M.Si, General Manager Wilayah I PT. BSP Tbk Ahmad Nelson Samosir, Wakil Bupati Asahan Rianto, SH, MAP, mewakili Bupati Batu Bara, mewakili Walikota Tanjung Balai, Wakil Bupati Asahan, mewakili Kapolres Asahan, mewakili Kapolres Tanjung Balai, mewakili Ketua DPRD Asahan, mewakili Ketua DPRD Asahan, mewakili Ketua DPRD Tanjung Balai, mewakili Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Kejaksaan Negeri Kisaran, mewakili Kepala BNNK Asahan, mewakili Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Balai, Kepala Dinas Pertanian Asahan Ir. Hazairin, MM, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Batu Bara, mewakili Ketua DPRD Batu Bara, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Batu Bara, Danlanal TBA, Danyonif 126/KC, mewakili Kepala BNNK Batu Bara, Babinsa, dan serta para tamu undangan lainnya. AR





















