Galian Drainase di Jalan Sampali Longsor, Ketua DPRD Medan Minta Kontraktor Profesional Bekerja

MEDAN (Portibi DNP) : Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan, Hasyim SE minta agar pengerjaan drainase dilakukan secara cermat, teliti dan profesional.

“Jangan pengerjaan drainase ini dilakukan kontraktor yang tidak profesional. Atau dengan kata lain belum memiliki kemampuan lalu main tunjuk saja, sehingga berdampak kerugian kepada masyarakat ,” kata Hasyim, Rabu (19/6/2024).

Hal itu dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Medan tersebut setelah dirinya menerima pengaduan warga Jalan Sampali Kelurahan Pandau Hulu II, Medan Area. Dimana, pengerjaan drainase diarea tersebut mengalami longsor pada pukul 17.00 Wib.

” Jadi pada sore hari saya menerima aduan dari masyarakat di Jalan Sampali.Diarea ini sedang dilakukan pengerjaan drainase, tapi secara tiba-tiba mengalami longsor,” kata Hasyim.

Ini mengindikasikan ketidak profesionalan kontraktor dalam mengerjakan proyek di Jalan Sampali tersebut, ungkap Hasyim.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kata Hasyim pihaknya telah berkordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi (SDABMBK).

“Tidak ingin masyarakat mengalami kerugian, maka pihak Dinas SDABMBK kota Medan Telah menurunkan timnya, dan sudah membuat penahan ,” kata Hasyim.

Hasyim yang terpilih menjadi anggota DPRD Sumut pada Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Pebruari 2024 lalu tersebut berharap agar pengerjaan drainase di Jalan Sampali tersebut tepat waktu.

” Dari sejak awal kita mengingatkan kontraktor harus bisa bekerja cepat dan tepat. Tapi, sampai saat ini belum juga tuntas ,” kata Hasyim seraya berharap kontraktor bisa profesional.

” Jadi sekali lagi saya sampaikan agar Pemko Medan benar benar selektif menunjuk kontraktor menangani proyek pembangunan Kota Medan. Pilih perusahaan yang profesional dan berpengalaman serta bukan karena penunjukan atau hal lainnya ,” pungkasnya.

Agus Setiawan, mewakil warga Jalan Sampali Kelurahan Pandau Hulu II, Medan Area menyampaikan prihatin atas peristiwa yang terjadi.

” Ya, tiba-tiba saja pengorekan drainase yang kita bilang terlalu lama dan ada sisa galian mengalami longsor hingga memakan separuh badan jalan ,” katanya seraya mengatakan persoalan tersebut akan diadukan warga secara langsung ke DPRD Medan.

Dari tayangan video diterima sebuah galian drainase yang masih dalam proses pengerjaan pada sisi bagian kanan secara tiba-tiba amblas.P06

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hati hati pak, mantan koruptor yang mainkan peran perpolitikan di Sumut dibelakang layar..

-Bolo: Bah sembunyi di dalam terang, sakitnya tak seberapa, malunya ini .

 

 

-Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..

-Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

 

-Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi

Jangan Pandang bulu pak, hajar…