Foto: Suasana Temu Alumni sekaligus Pengukuhan Pengurus Forum Alumni UINSU Medan Periode 2024–2027 di Gedung H. Anif Lantai 3 Kampus UINSU Medan, Jalan IAIN/Sutomo, Selasa (6/10/2026).
MEDAN (Portibi DNP): Lebih dari sekadar ajang temu kangen, pertemuan para alumni Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan menjadi momentum untuk menyatukan kembali kekuatan 82 ribu lebih lulusan yang kini berkiprah di berbagai daerah hingga mancanegara.
Semangat itu terasa dalam Temu Alumni sekaligus Pengukuhan Pengurus Forum Alumni UINSU Medan Periode 2024–2027 di Gedung H. Anif Lantai 3 Kampus UINSU Medan, Jalan IAIN/Sutomo, Selasa (6/10/2026).
Forum Alumni UINSU kini dipimpin Dr. Hasan Matsum, M.Ag. yang juga Ketua MUI Kota Medan sebagai Ketua Umum. Posisi Sekretaris Jenderal dipercayakan kepada Dr. H. Zulkifli Sitorus, Kakanwil Kemenhaj Sumut, sedangkan Bendahara Umum dijabat H. Zulfan, M.Pd., Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag Sumut.
Pengukuhan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan surat mandat kepada perwakilan alumni di 21 kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat organisasi alumni agar tidak berhenti pada kegiatan silaturahmi, tetapi berkembang menjadi kekuatan yang ikut menopang kemajuan almamater.
Ketua Umum Forum Alumni UINSU Medan, Dr. Hasan Matsum, M.Ag., dalam sambutan perdananya menggambarkan perjalanan organisasi alumni seperti upaya menaklukkan puncak Gunung Everest sebagaimana tergambar dalam film Beyond the Edge (2013).
Menurutnya, ada sedikitnya tiga tantangan yang harus dihadapi bersama, yakni terpaan angin kencang, perubahan cuaca ekstrem, dan rasa gamang ketika berada di ketinggian. Tantangan tersebut, kata dia, hanya dapat dilewati dengan tekad, kebersamaan dan saling menguatkan.
Karena itu, kepengurusan baru menyiapkan lima agenda strategis. Di antaranya menggelar rapat kerja untuk merumuskan AD/ART dan peraturan organisasi, menuntaskan konsolidasi pengurus di 21 kabupaten/kota dalam waktu 30 hari, serta membangun database alumni terintegrasi melalui portal website mandiri.
Selain itu, Forum Alumni UINSU akan memperkuat jaringan alumni di tingkat fakultas serta menggalang donasi dan beasiswa, baik bagi keluarga alumni maupun mahasiswa UINSU.
Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Hayatsyah, M.Pd., mengatakan seluruh rangkaian kegiatan temu alumni digelar secara mandiri melalui semangat gotong royong para alumni.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa ikatan alumni dapat bergerak dengan kekuatan sendiri tanpa bergantung pada proposal pendanaan eksternal.
Ia menambahkan, momentum pengukuhan juga menjadi awal bagi gerakan donasi alumni untuk mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi, termasuk pemberian beasiswa kepada mahasiswa kurang mampu dan dukungan terhadap kegiatan penelitian.
Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc. yang membacakan sambutan Gubernur Sumut H. Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi terhadap kiprah alumni IAIN/UINSU yang selama ini berkontribusi di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, pendidikan, dunia usaha hingga keagamaan.
Dalam sambutan tersebut disebutkan, alumni merupakan representasi perguruan tinggi di tengah masyarakat sekaligus membawa nilai moral, integritas dan karakter yang diperoleh selama menempuh pendidikan.
Di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), keluarga besar UINSU bersama para alumninya juga didorong untuk memperkuat sinergi melalui semangat “Kolaborasi Sumut Berkah” guna mendukung pembangunan Sumatera Utara yang unggul, maju dan berkelanjutan.
Sementara itu, Rektor UINSU Medan Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. menegaskan pentingnya peran alumni dalam memperkuat posisi almamater. Ia meminta para alumni tidak hanya menjadi bagian dari sejarah UINSU, tetapi juga tampil sebagai duta yang membawa citra positif kampus di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam kesempatan itu, Nurhayati memaparkan sejumlah perkembangan UINSU selama masa kepemimpinannya. Di antaranya penyelesaian persoalan dosen DPK yang sebelumnya telah berlangsung bertahun-tahun, serta keberhasilan UINSU meraih Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) berpredikat Unggul untuk pertama kalinya.
Perkembangan juga terlihat pada akreditasi program studi. Dari sebelumnya tujuh program studi berstatus unggul, kini meningkat menjadi 39 prodi dari total 65 program studi.
UINSU juga telah menerima sertifikat resmi BPN untuk lahan Sena seluas lebih dari 97 hektare pada 2025 yang dipersiapkan untuk pengembangan Kampus VI dan Fakultas Kedokteran. Jumlah guru besar turut meningkat dari 27 menjadi 71 orang.
Selain itu, UINSU masih memperjuangkan proses alih hibah lahan Sutomo dari Pemko Medan serta terus meningkatkan reputasi akademiknya di tingkat global. Salah satunya tercermin dalam capaian THE Impact Rankings dengan posisi pada kelompok peringkat 1.000–1.500 perguruan tinggi dunia.
Di hadapan para alumni, Nurhayati juga mengingatkan bahwa sebagian besar mahasiswa UINSU berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah. Karena itu, ia mengajak alumni membangun kepedulian melalui donasi rutin untuk membantu keberlangsungan pendidikan mahasiswa.
“Alumni harus menjadi duta branding positif UINSU,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh alumni menyatukan tekad untuk mewujudkan salah satu cita-cita besar almamater, yakni pembangunan Gedung Alumni UINSU Medan.
Temu alumni tersebut turut dihadiri Ketua MUI Sumut Dr. H. Maratua Simanjuntak, Ketua BAZNAS Sumut Prof. Dr. Muhammad Hatta, Rektor Univa Prof. Dr. Saiful Akhyar Lubis, Asisten Umum Pemprov Sumut Dr. Muhammad Suib, Ketua Kadin Kota Medan Arman Chandra, pimpinan daerah/perwakilan kabupaten/kota, serta jajaran Wakil Rektor, dekan dan guru besar UINSU Medan.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu kemudian ditutup dengan doa bersama dan foto bersama. Dari pertemuan tersebut, Forum Alumni UINSU membawa satu pekerjaan besar: mengubah kekuatan puluhan ribu alumni yang tersebar di berbagai tempat menjadi energi bersama untuk membesarkan almamater. P07






















