DPRD Medan-Bapenda Bersitegang Bahas Pajak

MEDAN (Portibi DNP) : Suasana rapat Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan bersama Badan Pendapatan (Bapenda) Kota Medan di ruang Komisi gedung DPRD Medan nyaris kisruh, Senin (29/4/2024) sore.

Anggota DPRD Medan M Khalil Prasetyo dan Erwin Siahaan tampak bersitegang dan debat kusir dengan Kepala Bapenda (Kaban) Kota Medan Ir Endar Sutan Lubis saat pembahasan masalah pajak rapat evaluasi Triwulan I 2024 Bapenda Kota Medan.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi III DPRD Medan Afif Abdillah, terlihat kewalahan mengatur jalannya rapat. Sehingga peserta rapat, antara anggota dewan dan Kaban Bapenda saling menyudutkan dan melontarkan bahasa menyindir.

Dalam amatan wartawan awalnya salah satu anggota DPRD M Khalil Prasetyo menyoroti kinerja Bapenda dengan dugaan adanya kerjasama staf Bapenda Kota Medan dengan sejumlah objek pajak yang berdampak kebocoran pajak.

Lantas Kepala Bapenda Ir Endar Sutan Lubis melontarkan kata negative thinking. Mendengar kata negative thinking, mengundang amarah M Khalil Prasetio dan bertanya dan mendesak Endar kemana tujuan tudingan kata negative thinking.

Kendati Sutan Endar, sudah mengklarifikasi tudingan negative thinking bukan untuk anggota dewan tetapi sebutan itu tidak untuk siapa siapa dan hanya berkata, “kita jangan negative thinking”. Namun, tampaknya M Khalil tidak terima dan semakin meninggi.

Suasana rapat semakin tegang, apalagi kritikan dan kata kata tudingan dilontarkan anggota dewan lainnya Erwin Siahaan. Apalagi kata kata kritikan dewan diluar konteks dan disambut ucapan kecil dari Endar membuat rapat semakin tidak kondusif lagi.

Pimpinan rapat Ketua Komisi III DPRD Medan Afif Abdillah terlihat kewalahan merelai perdebatan. Hingga rapat diputuskan ditutup, tampak, rasa dendam masih terlihat antara dewan dan eksekutif. Bahkan, ketika rapat sudah bubar tidak saling teguran dan salam salaman antara dewan dan Kaban Bapenda.P06

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

Paling Banyak Komentar