DPN LPK Akan Laporkan Dinkes Langkat ke Polda Sumut

 

LANGKAT (Portibi DNP) : Wakil Ketua Umum (Waketum) Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Pemberantasan Korupsi (DPN LPK), Norman Ginting SE, mengatakan bahwa, dalam waktu dekat lembaganya akan melaporkan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Langkat ke Polda Sumatera Utara (Sumut).

“Benar, dalam waktu dekat DPN LPK akan melaporkan pihak Dinkes Kabupaten Langkat ke Polda Sumut,” kata, Norman, kepada media ini, lewat pesan WhatsApp, kemarin.

Menurut pria yang pernah melaporkan kasus dugaan korupsi mantan Bupati Langkat, Samsul Arifin dan Ngogesa Sitepu, ini, laporan dibuat terkait adanya dugaan pemalsuan plat kendaraan bermotor.

“Dari data-data dan hasil investigasi yang di dapat, DPN LPK menemukan adanya dugaan pemalsuan plat kendaraan bermotor pada salah satu mobil yang ada di Dinkes Kabupaten Langkat,” ungkapnya.

Norman menjelaskan bahwa, plat mobil dinas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) wajib berwarna merah dengan tulisan putih, karena ini adalah penanda resmi kendaraan operasional pemerintah yang dibeli dengan anggaran negara/daerah dan hanya boleh dipakai untuk kepentingan dinas sesuai Peraturan Kepolisian (Perpol) dan Permendagri.

“Mengganti plat merah menjadi hitam atau warna lain tanpa prosedur resmi adalah ilegal dan bisa dikenai sanksi pidana ringan atau denda, karena itu merupakan penyamaran aset negara. Apalagi, nomor kendaraan yang dipasang diduga palsu,” ujarnya.

Guna melakukan perimbangan pemberitaan, media ini lalu mencoba melakukan konfirmasi kepada Kepala Dinkes Kabupaten Langkat, dr.Juliana, via pesan WhatsApp, kemarin.

Adapun pertanyaan yang ditujukan kepada Kepala Dinkes Kabupaten Langkat, dr.Juliana, diantaranya, apakah benar salah satu mobil yang ada di Dinkes Langkat memiliki plat mobil yang berbeda?.

Sayangnya, hingga berita ini dimuat, Kepala Dinkes Kabupaten Langkat, dr.Juliana, belum juga memberi jawaban. Padahal, pesan sudah berceklist dua.(Red/Tim)

Berita Terkait

Celoteh Si Bolo

Judulnya ‘Tanah Untuk Rakyat’ harus menjadi atensi bapak presiden karena banyak rakyat yang belum dapat legalitas atas tanah mereka
Bolo: Setuju…

Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..
Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi
Bolo: Jangan Pandang bulu pak, hajar.

 

Terkini

  • Paling Banyak Komentar