DPC PAPDESI TAPTENG Dukung Penuh Perjuangan DPP PAPDESI

TAPTENG(Portibi DNP): Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAPDESI Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dukung penuh perjuangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAPDESI, atas revisi UU No 6 Tahun 2024.

Hal tersebut diungkapkan Ketua DPC PAPDESI Tapteng Hasdar Efendi, melalui Sekretarisnya Ahmad Tarihoran.

“Kita dari DPC PAPDESI Tapanuli Tengah, mendukung sepenuhnya apa yang menjadi komitmen dari DPP PAPDESI pusat,” tegas Hasdar Efendi, Rabu (25/1), dikantor PAPDESI Tapteng.

“Kemudian, kami menyoroti masalah jabatan kepala desa dari enam tahun menjadi sembilan tahun tanpa periodesasi. Itu sesuai petunjuk DPP PAPDESI. Kalau yang lain-lain biarlah menjadi gawean DPP PABDESI Pusat,” ucapnya.

Diketahui sebelumnya, DPP PAPDESI melakukan aksi damai pada tanggal 17 Januari 2023 di depan Gedung DPR RI
Senayan Jakarta.

Aksi damai itu Dimulai saat Komite I DPD RI menampung aspirasi dari kepala desa tentang wacana revisi UU No 6 tahun 2014. PAPDESI diundang Komite I DPD RI dalam melakukan penyerapan aspirasi
dibeberapa provinsi. Dari beberapa tempat penyerapan aspirasi tersebut munculah wacana masa jabatan kepala desa 10 tahun tanpa periodesasi.

Pasalnya, pada saat Rakernas DPP PAPDESI ke I di kota Semarang pada tanggal 3-6 Juni 2022 yang
bertempat di Hotel MG Setos yang dihadiri perwakilan pengurus DPD PAPDESI di 30 Provinsi seluruh Indonesia.

Pada saat pembahasan di komisi regulasi aspirasi untuk revisi UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa khususnya pasal 39 semakin menguat. Maka dari hasil pembahasan komisi regulasi di Rakernas I DPP PAPDESI tersebut menjadi dasar salah satu point Rekomendasi Rakernas I DPP PAPDESI yaitu Merevisi Pasal 39 UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. (Seftian)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email
Print

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

-Lapor Pak  Kapoldasu, tambang ilegal disepanjang Sungai Batang Natal masih beroperasi..

-Bolo: Sikat aja pak, Tentu kita dukung

 

-Masih marak judi, aparat penegak hukum harus beraksi

Jangan Pandang bulu pak, hajar…